Masuk Grup Neraka, Evan Dimas Yakin Timnas Bisa Buat Kejutan

oleh Zaidan Nazarul diperbarui 04 Agu 2016, 08:30 WIB
Gelandang Bhayangkara Surabaya United, Evan Dimas Darmono meyakini Timnas Indonesia bisa berbicara banyak di Piala AFF 2016. (Bola.com/Nicklas Hanoatubun)

Bola.com, Surabaya - Undian putaran final Piala AFF telah dilakukan di Yangon, Myanmar, Selasa (2/8/2016). Timnas Indonesia menghuni Grup A bersama dengan tiga tim kuat lainnya, Filipina, Thailand, dan Singapura.

Jika melihat catatan prestasi dari ketiga calon lawan Indonesia ini, kans Tim Merah Putih lolos dari fase grup cukup berat. Thailand dan Singapura adalah tim tersukses di turnamen dua tahunan ini. Thailand dan Singapura sama-sama mengoleksi 4 gelar, sedangkan Filipina kerap menyulitkan Indoesia dalam beberapa pertemuan terakhir.

Menanggapi hasil pembagian grup ini, bintang muda Indonesia Evan Dimas Darmono, mengaku sangat berat. “Setelah apa yang kita alami dalam dua tahun terakhir, tidak ada yang bisa dipilih dari ketiga tim itu,” ujar Evan.

Advertisement

Jika Thailand dan Singapura merupakan kekuatan tradisional, Filipina dengan seabrek pemain naturalisasinya merupakan kekuatan baru di Asia Tenggara. Sebaliknya, Indonesia sempat kehilangan momen akibat konflik berkepanjangan antara PSSI dengan Kemenpora.

Kendati demikian, Evan masih percaya tidak ada yang mustahil dalam sepak bola. “Setelah absen setahun di pentas internasional, seharusnya memunculkan gairah baru pada seluruh pemain. Inilah yang harus kita manfaatkan untuk bangkit dan melawan mereka,” ujar Evan.

Evan mengungkapkan absennya Indonesia di ajang internasional selama lebih dari setahun bisa menjadi keuntungan. Setidaknya, kekuatan terkini Tim Merah Putih tidak diketahui oleh Thailand, Singapura maupun Filipina.

Namun, kemungkinan sebaliknya juga bisa terjadi. Bisa saja tidak beredarnya Timnas Indonesia di kancah internasional menjadi sebuah kelemahan. Evan tak mau pesimistis, ia tetap yakin, sebelum bertarung di lapangan, pantang bagi skuat Timnas menyerah.

“Kami harus menanamkan keyakinan bahwa kami punya kekuatan dan kemampuan untuk mengalahkan siapa pun,” ia memungkasi.

 

Berita Terkait