Antony Putro Tinggalkan Pendidikan Polisi demi Arema

oleh Iwan Setiawan diperbarui 13 Agu 2016, 14:15 WIB
Antony Putro Nugroho mendapat izin kembali bergabung dengan Arema jelang laga kontra Sriwijaya FC. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Bola.com, Malang - Menjalani pendidikan Polri ternyata tidak mengharuskan pemain sayap Antony Putro Nugroho absen membela Arema Cronus. Sebab, pemain muda itu masih bisa memperkuat tim berjulukan Singo Edan ini saat bertandang ke markas Sriwijaya FC, Minggu (14/8/2016). Padahal, baru sepekan lalu Antony menjalani pendidikan di Mojokerto, Jatim.

"Sejak Kamis (11/8/2016) saya sudah bisa latihan dengan tim karena saat ada pertandingan kami dapat izin meninggalkan pendidikan," kata pemain 22 tahun ini.

Setelah pertandingan, Antony harus kembali lagi mengikuti pendidikan. Rutinitas seperti ini akan dijalaninya hingga beberapa bulan ke depan. "Saya harus bolak-balik ke Malang selama pendidikan. Tapi tidak masalah, kalau jarak pertandingannya mepet ada izin tambahan kok," kata mantan pemain Barito Putera itu.

Advertisement

Ada hal unik saat Antony melakukan persiapan dengan pemain Arema. Kini dia dipanggil dengan sebutan Antoni Silup. Embel-embel terakhir merupakan panggilan orang Malang terhadap Polisi. Maklum, kini dia sudah proses menjadi anggota Polri.

Kiper cadangan Arema, I Made Wardana, juga punya panggilan sendiri terhadapnya. "Kamu bukan pemain bola lagi Antony. Sudah mirip Intel sekarang," candanya.

Bisa dipahami karena Antoni kini punya penampilan rambut plontos. Sebuah tanda yang umum saat peralihan dari warga sipil menjadi anggota Polri. "Kalau pendidikan ya harus dipotong begini memang," jawab Antony.

Terlepas dari candaan para pemain, kehadiran kembali Antony di Arema Cronus membuat pelatih Arema, Milomir Seslija, sedikit tenang karena Singo Edan sudah kehilangan banyak pemain.

Melawan Sriwijaya FC pada pekan ke-15 Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 presented by IM3 Ooredoo, ada dua pemain yang urung berangkat, yaitu bek Ahmad Alfarizi dan gelandang Raphael Maitimo. Padahal, kedua pemain itu masuk dalam starting eleven Arema.