Madura United Mengingatkan Arema saat Juara ISL 2009-2010

oleh Iwan Setiawan diperbarui 28 Agu 2016, 11:00 WIB
Madura United kukuh menjadi juara putaran pertama TSC 2016. (Bola.com/Nicklas Hanoatubun)

Bola.com, Malang - Madura United FC menjadi juara putaran pertama Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 presented by IM3 Ooredoo. Tim kebanggaan pulau garam ini menutup putaran pertama dengan kemenangan tipis 1-0 atas Barito Putera pada laga kandang, Minggu (27/8/2016).

Tambahan tiga angka membuat mereka memperlebar jarak dengan Arema Cronus yang ada di posisi kedua dengan dengan selisih lima angka. Keberhasilan MU membuat kubu Arema Cronus iri. Tim berjulukan Singo Edan ini sebenarnya memasang target juara putaran pertama.

Tapi dengan legawa, Arema mengakui kalau MU tampil luar biasa. Bahkan manajemen klub kebanggaan warga Malang Raya ini ikut memantau perkembangan MU sejak awal TSC dimulai.

"Ada satu hal yang sangat terlihat dari Madura. Mereka memakai filosofi the right man in the right place. Artinya pemain yang direkrut sangat pas di posisinya," kata General Manager Arema Cronus, Ruddy Widodo.

Advertisement

Tim MU yang belum genap dibentuk satu tahun lalu dengan mengakuisisi Pelita Bandung Raya ini merekrut pemain yang pas. Seperti di belakang ada Fabiano Beltrame dan Munhar. Di sektor tengah, Slamet Nur Cahyo dan Erick Weeks jadi motor serangan. Di sayap ada pemain cepat seperti Engelberd Sani dan Bayu Gatra sebagai penyuplai bola targetman Pablo Rodriguez Aracil.

"Arema punya hubungan baik dengan manajemen Madura. Dalam pembentukan timnya, kami ikut memberikan saran. Banyak mantan pemain Arema disana. Sedihnya, justru sekarang jadi pesaing utama perebutan juara," imbuh dia.

Manajemen Arema pun teringat saat ISL musim 2009-2010. Waktu itu mereka melakukan pembelian yang tepat. Bukan mayoritas pemain mahal yang didatangkan. Tapi pemain yang sesuai kebutuhan tim. Seperti M. Fakhruddin, Esteban Guillen, hingga duo Singapura M. Ridhuan dan Noh Alam Shah.

Namun Arema tak patah arang mengejar MU yang makin menjauh di puncak klasemen TSC. Pada putaran kedua, Arema juga melakukan perubahan skuat untuk membuat performa tim makin garang.

"Putaran pertama banyak pemain cedera sehingga ada beberapa modifikasi posisi pemain. Putaran kedua mayoritas sudah kembali jadi bisa main dengan kekuatan penuh. Semoga bisa menyusul Madura United," tegasnya.