GP2 Italia: Nato Juarai Sprint Race, Sean Finis Ke-16

oleh Muhammad Wirawan Kusuma diperbarui 04 Sep 2016, 16:13 WIB
Pebalap Pertamina Campos Racing, Sean Gelael hanya mampu finis ke-16 pada Sprint Race GP2 Italia, Minggu (4/9/2016). Sementara Norman Nato keluar sebagai juara. (GP2 Media)

Bola.com, Monza - Pebalap Racing Engineering, Norman Nato, keluar sebagai juara Sprint Race GP2 Italia, Minggu (4/9/2016). Dia menjadi pebalap pertama yang menyelesaikan balapan dengan torehan waktu 33 menit 51,821 detik.

Posisi kedua ditempati pebalap Prema Power Team, Pierre Gasly, yang terpaut 4,3 detik dari Nato. Rekan setim Gasly, Antonio Giovinazzi, menyelesaikan balapan di posisi ketiga.

Sementara itu, pebalap Tim Jagonya Ayam yang membela Pertamina Campos Racing, Sean Gelael, harus puas finis di posisi ke-16, satu posisi di depan Philo Paz Armand yang membela Trident. Catatan Sean lebih baik dari rekan setimnya, Mitch Evans, yang tak mampu menyelesaikan balapan.

Advertisement

Selepas start, Evans yang menempati pole position harus melorot ke posisi empat karena mengawali balapan dengan kurang baik. Posisi terdepan pun jatuh ke tangan Nato.

Insiden sudah mewarnai Sprint Race pada lap ke-2. Virtual Safety Car dikeluarkan karena terjadi kontak antara Oliver Rowland dengan Luca Ghiotto.

Akibat kejadian ini, Ghiotto harus mengakhiri balapan lebih cepat. Sementara Rowland mendapat hukuman penalti 10 detik.

Tak lama setelah kejadian itu, Evans pun mengikuti jejak Ghiotto. Pebalap asal Selandia Baru itu tak mampu melanjutkan balapan. Pada lap ketujuh, giliran Sergey Sirotkin yang harus berhenti berjuang.

Sementara itu persaingan ketat terjadi di barisan depan. Nato, Gasly, King, dan Giovinazzi hanya terpaut per sekian detik saja. Sedangkan Sean mampu menembus posisi ke-13 pada lap ke-12.

Saat balapan tersisa 3 lap lagi, Giovinazzi mampu menyalip posisi King. Pebalap tim Jagonya Ayam itu mampu menempati posisi ketiga. Posisi itu dia pertahankan hingga garis finis.

Nato yang berada di posisi terdepan sejak awal balapan, menjadi pebalap pertama yang menyentuh garis finis. Sementara Sean harus puas berada di posisi ke-16, dan Philo tepat di belakangnya.