Persebaya Lunasi Utang Sebelum Membentuk Tim

oleh Zaidan Nazarul diperbarui 09 Sep 2016, 09:50 WIB
Wisma Persebaya, akan kembali aktif menyusul kembalinya Persebaya ke PSSI. (Bola.com/Nicklas Hanoatubun)

Bola.com, Surabaya - Persebaya Surabaya bersiap kembali mengorbit di pentas sepak bola nasional. Ini setelah hasil rapat Komite Eksekutif PSSI di Hotel Alana, Solo (6/9/2016) memutuskan Persebaya dan lima tim lain yang statusnya pernah dicoret PSSI dikembalikan.

Komeks PSSI juga memutuskan Persebaya akan berkompetisi dari kompetisi kasta kedua alias Divisi Utama. Kendati pengesahannya diputuskan pada Kongres Biasa pada 17 Oktober 2016, manajemen Persebaya sudah berancang-ancang untuk menyusun skuat.

Corporate Secretary PT Persebaya Indonesia, Ram Surahman memberikan gambaran mengenai proses rekrutmen pemainnya. “Seperti tim-tim lain, Persebaya nanti mengutamakan pemain jebolan klub internal hasil seleksi tahun lalu. Kami juga membuat daftar pemain incaran kami, dan sisanya dari seleksi terbuka,” tutur Ram.

Advertisement

Opsi lainnya, selain mempromosikan sederet pemain muda bertalenta yang dimiliki klub-klub internal, Persebaya hanya membuat seleksi tertutup. Para pemain yang diseleksi khusus mereka yang diundang,” katanya.

Namun sebelum melakukan rekrutmen pemain, Persebaya akan lebih dulu melunasi semua tunggakan utangnya pada seluruh pemain, staf pelatih serta karyawan pada 2013. Maklum, sesuai regulasi, hanya klub yang terbebas dari utang yang bisa bekompetisi.

Manajemen PT PI bersama investor saat ini sedang menghitung besaran riil utang mereka dan mencari formula yang tepat untuk pembayarannya. “Ternyata tidak sesederhana yang kami bayangkan. Yang awalnya kami prediksi sudah usai akhir Agustus lalu, sampai sekarang belum selesai,” tutur Ram.

Kendati begitu, dalam waktu dekat masalah penyelesaian utang ini bisa segera tuntas. Pembicaraan pengalihan beberapa saham PT PI ke investor pun sudah bisa terealisasi secepatnya. “Sebetulnya, kalau pengesahan status kami sudah beres, proses masuknya investor bisa lebih cepat. Tapi kami harus bersabar karena masih harus tunggu pengesahannya pada kongres nanti,” kata Ram.

Konon, utang yang harus dibayar Persebaya sebesar Rp 7 miliar. Ram mengklaim, besaran utang tersebut akan dilunasi investor. Kendati harus membayar lebih dari itu, kabarnya investor tidak keberatan.

Persoalannya rincian utang yang harus dibayarkan inilah yang belum bisa ditentukan karena sejak Persebaya tak lagi berkompetisi, banyak catatan pembukuan yang terserak. “Inilah yang sedang kami data dan hitung ulang,” jelas Ram.

Berita Terkait