Penyebab Bhayangkara FC Gagal Taklukkan Barito Putera

oleh Zaidan Nazarul diperbarui 11 Sep 2016, 05:00 WIB
Sesi jumpa pers usai laga Bhayangkara FC versus Barito Putera, Sabtu (10/9/2016) di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo. (Bola.com/Fahrizal Arnas)

Bola.com, Sidoarjo - Bhayangkara FC harus menelan kekecewaan saat menjamu Barito Putera dalam lanjutan Torabika Soccer Championship 2016 presented by IM3 Ooredoo, Sabtu (10/9/2016) di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo. Mereka harus puas berbagi angka 1-1 dengan sang tamu.

Hasil ini membuat mereka terlempar dari zona tiga besar. "Kami minim improvisasi. Ini berbeda dengan biasanya, anak-anak mainnya terlalu terburu-buru, lebih banyak melakukan umpan-umpan panjang langsung ke depan," tutur Ibnu Grahan, pelatih Bhayangkara FC.

Penurunan performa anak buahnya kali ini disinyalir karena kesulitan mereka mendapatkan lapangan untuk latihan selama persiapan menghadapi laga tersebut. Seperti diketahui, beberapa lapangan di sekitar Surabaya dan Sidoarjo digunakan untuk agenda Haornas dan Piala Menpora U-16.

Advertisement

Akibatnya, persiapan Bhayangkara FC tak maksimal. "Tapi itu bukan alasan. Seharusnya apa pun yang terjadi, permainan kami tidak keluar dari pakem. Ini akan menjadi evaluasi kami sebelum pertandingan selanjutnya lawan Arema Cronus," ujar Ibnu.

Di pihak Barito Putera, sang mentor Mundari Karya, menyatakan, seharusnya timnya bisa menang jika tak membuang banyak kesempatan yang mereka dapatkan. "Situasinya hampir sama dengan pertandingan lawan Mitra Kukar. Kami punya banyak peluang, tapi hanya satu yang jadi gol. Kelemahan ini tampaknya masih terjadi di pertandingan ini," sebut Mundari.

Selain itu, ia juga menyebutkan bahwa lambatnya transisi dari menyerang ke bertahan dan sebaliknya masih menjadi masalah yang menjangkiti timnya. Hal ini pula yang membuat Bhayangkara FC unggul lebih dulu di babak pertama.

Terlepas dari semua itu, hasil imbang ini membuat nasib kedua tim berbeda. Jika Bhayangkara FC harus melorot ke posisi ke-5 (33 poin) klasemen sementara di bawah Sriwijaya FC (35) yang naik ke peringkat ketiga dan Persipura (33) di tempat keempat. Barito Putera justru naik satu tingkat ke urutan ke-14.