Doohan: Marquez Berubah Usai Dipecundangi Lorenzo-Rossi

oleh Oka Akhsan diperbarui 06 Okt 2016, 11:01 WIB
Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, merayakan kemenangan ke-10 secara beruntun pada MotoGP 2014 di Sirkuit Indianapolis, AS, 10 Agustus 2014. (Reuters/Brent Smith)

Bola.com, Queensland - Legenda MotoGP dan Honda, Mick Doohan, mengomentari perubahan mentalitas Marc Marquez pada 2016. Menurut Doohan, Marquez telah belajar dari pengalaman pahit musim lalu.

Marquez kalah bersaing dengan Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi pada MotoGP 2015. Di mata Doohan, Marquez sebenarnya cukup kompetitif. Namun, Doohan menyebut pebalap berusia 23 tahun itu jauh tertinggal akibat sering gagal finis.

Advertisement

Kegagalan tahun lalu mengubah Marquez menjadi pebalap yang lebih dewasa. Pebalap Repsol Honda itu kini lebih realistis dan tak lagi ngotot mengejar kemenangan pada setiap balapan jika situasi tak memungkinkan.

"Dia sekarang sudah lebih dewasa. Saya rasa dia menyadari bahwa crash tak akan memberinya poin. Karena itu, apa yang dia lakukan musim ini sudah tepat," kata juara dunia GP 500 1994-1998 itu seperti dikutip dari redbull.com.

Marquez pun memetik buah dari kesabarannya. Si Bayi Alien selangkah lagi merebut titel MotoGP ketiganya dalam empat tahun.

Setelah jadi juara di Aragon, 25 September, Marquez semakin mantap di puncak klasemen sementara dengan empat seri tersisa. Dia unggul 52 poin atas Rossi dan 66 angka di depan Lorenzo.

Marquez mendapat kesempatan pertama untuk menyegel gelar musim ini pada MotoGP Jepang di Twin Ring Motegi, 16 Oktober.

"Marquez membuktikan bahwa konsistensi akan memberikan hasil yang baik. Melihat selisih di klasemen dengan empat seri tersisa, rasanya titel musim ini akan menjadi miliknya," ujar Doohan.

Sepanjang karier di kelas 500cc pada 1989-1999, Mick Doohan meraih lima titel bersama Honda dan menorehkan 54 kemenangan. Jumlah kemenangan Doohan di kejuaraan dunia balap motor grand prix telah disamai Marc Marquez di Aragon.