Brasil Pesta Gol ke Gawang Bolivia

oleh Nurfahmi Budi diperbarui 07 Okt 2016, 09:55 WIB
Striker timnas Brasil, Neymar (kiri) mendapat pertolongan kiper Bolivia, Carlos Lampe, usai mendapat cedera pada laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Amerika Selatan, di Dunas Arena, Jumat (7/10/2016) pagi WIB. Brasil unggul 5-0. (Reuters/Ricardo Moraes)

Bola.com, Natal - Brasil meraih kemenangan atas Bolivia dengan skor 5-0, pada laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Amerika Selatan, di Arena das Dunas, Natal, Kamis (6/10/2016) atau Jumat (7/10/2016) pagi WIB. Seluruh gol tuan rumah disumbang pemain berbeda.

Gol pembuka partai yang dipimpin wasit Wilson Lamoroux tersebut lahir pada menit ke-11. Neymar merobek jala tim tamu yang dikawal Carlos Lampe, setelah memanfaatkan kerja sama dengan Gabriel Jesus.

Advertisement

Setelah itu, gelandang asal klub Liverpool, Philippe Coutinho menggandakan keunggulan tuan rumah pada menit ke-26. Tiga gol lain lahir berkat sumbangsih Filipe Luís (39'), Gabriel Jesus (44') dan pemain pengganti, Roberto Firmino (75').

Hasil maksimal tersebut membuat Brasil berada di posisi ke-2 klasemen sementara Kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Amerika Selatan, dengan koleksi 18 poin. Mereka terpaut satu angka lebih sedikit dengan Uruguay, yang berada di peringkat teratas.

Pada laga kontra Bolivia, Pelatih Tite menurunkan formasi tridente, yang diisi Gabriel Jesus, Neymar dan Philippe Coutinho. Kombinasi tersebut berubah pada babak kedua, saat Roberto Firmino dan Willian masuk.

Kiper Alisson mendapat penjagaan ketat dari kuartet bek, yang diisi Miranda, Marquinhos, Filipe Luís dan Dani Alves. Tuan rumah berhasil mendominasi pertandingan dengan penguasaan bola 71 persen, dengan keberadaan Fernandinho, Renato Augusto dan Giuliano di area tengah.

Komposisi tersebut sukses memberi tekanan pada pemain bertahan tim tamu. Empat bek Bolivia, Edward Zenteno, Ronald Raldes, Marvin Bejarano dan Edemir Rodriguez, harus berjuang keras menahan gempuran Gabriel Jesus dkk. Sayang, gawang Carlos Lampe harus kebobolan lima gol.

Dominasi tuan rumah semakin terlihat karena lini tengah Bolivia terus tertekan. Alejandro Meleán, Pedro Azogue, Jhasmani Campos, Juan Arce dan Yasmani Duk, gagal memotong aliran bola tuan rumah secara konsisten. Imbasnya, pergerakan bomber Marcelo Moreno, tak mengancam gawang Alisson.

Usaha Pelatih Bolivia, Guillermo Angel Hoyos memasukkan Rodrigo Ramallo pada menit ke-55 dan Pablo Escobar (78'), tak berimbas positif. Statistik menunjukkan, tim tamu hanya sanggup mengirim 3 tembakan, dengan hanya satu tepat sasaran. Angka tersebut berbeda jauh dengan raihan Brasil, yang sanggup mengirim 9 tendakan tepat dari 19 usaha.

Hasil negatif tersebut membuat Bolivia tertahan di posisi ke-8 dengan koleksi 7 angka. Andai ingin membuka kans lolos langsung ke Rusia 2018, mereka harus meraih kemenangan saat menjamu Ekuador, di Estadio Hernando Siles, La Paz, Selasa (11/10/2016).

Sumber: Berbagai sumber

Saksikan cuplikan pertandingan dari Liga Inggris, La Liga, Liga Champions, dan Liga Europa, dengan kualitas HD di sini