ISC B: Persepam Dituntut Tampil Dingin Hadapi PSS

oleh Gatot Susetyo diperbarui 30 Okt 2016, 08:30 WIB
Persepam Madura United melawan PSS Sleman dalam lanjutan babak 16 besar ISC B, Minggu (30/10/2016). (Bola.com/Robby Firly)

Bola.com, Sumenep - Pelatih Persepam Madura Utama (PMU) Jaya Hartono mewanti-wanti para pemainnya agar tampil dengan hati dan kepala dingin saat menjamu PSS pada lanjutan babak 16 besar ISC B Grup B di Stadion Ahmad Yani Sumenep, Minggu (30/10/2016).

Jaya Hartono perlu mengingatkan anak-anak Sape Ngamok menyusul insiden baku hantam antarpemain ketika mereka bertamu ke markas PSS di Stadion Maguwoharjo Sleman, 1 Oktober lalu.

"Saya ingatkan agar para pemain tak terpancing emosinya akibat provokasi antarpemain atau faktor yang datang dari luar tim ini. Pertandingan ini sangat krusial bagi kelanjutan tim ini ke babak berikutnya," kata Jaya Hartono.

Advertisement

 

Arsitek yang pernah memberikan gelar juara Divisi Utama kepada Persik 2003 ini menyadari saat ini tensi rivalitas antar tim di grup ini sangat keras.

Apalagi PMU masih tercecer di peringkat ketiga dengan mengemas empat poin. Posisi teratas grup ini dikuasai Persita dengan poin sembilan, disusul PSS tujuh angka. Makanya, Fajar Legian dkk. harus tampil dingin agar konsentrasi mereka tak terganggu.

"Insiden di Sleman lalu tak boleh terulang di sini (Sumenep). Mari buktikan kalau Persepam bisa menang dengan cara elegan. Emosi hanya akan merusak permainan. Dan, itu akan dimanfaatkan lawan. Mereka harus fokus untuk mengejar ketinggalan poin," ujarnya.

Jaya Hartono mengaku tak mau terpengaruh jumlah materi pemain yang diboyong Seto Nurdiantara ke laga panas ini. "Tak ada jalan mudah untuk mencapai prestasi. Kami tak boleh terkecoh dengan kondisi PSS. Saya malah khawatir mereka bermain negatif untuk memaksakan hasil imbang," tuturnya.