Unesa Kawinkan Gelar di Ajang Rektor Unesa Handball Championship

oleh Zaidan Nazarul diperbarui 03 Nov 2016, 07:45 WIB
Unesa jadi juara Rektor Unesa Handball Championship 2016 di GOR Futsal Internasional Unesa, Rabu (2/11/2016), setelah menumbangkan STKIP PGRI Trenggalek dengan skor 26-20. (Bola.com/Fahrizal Arnas)

Bola.com, Surabaya - Tim handball putra Universitas Negeri Surabaya (Unesa)  tampil sebagai juara Rektor Unesa Handball Championship 2016 setelah menumbangkan STKIP PGRI Trenggalek dengan skor 26-20 di GOR Futsal Internasional Unesa, Rabu (2/11/2016).

Namun, untuk meraih mahkota juara, tim handball Unesa harus bekerja keras. Hampir sepanjang pertandingan STKIP tampil ngotot. Kejar mengejar angka pun terjadi hampir sepanjang babak pertama.

Kuatnya perlawanan yang diberikan lawan tergambar dari skor di akhir babak pertama yang sama kuat, 13-13. Memasuki babak kedua, Unesa mencoba menggebrak lebih dulu.

Mereka pun langsung unggul dengan selisih tiga gol. Namun STKIP langsung merespons dan mengejar ketertinggalan. Hasilnya cukup positif, tim asal Trenggalek itu mampu menyamakan skor menjadi 16-16.

Advertisement

Sayang, STKIP justru kendur. Perolehan poin mereka seakan macet di angka ini. Situasi ini dimanfaatkan dengan baik oleh Unesa dengan menambah koleksi poin demi poin. STKIP pun hanya menambah empat poin hingga akhir laga.

Sementara itu, Unesa terus mencetak angka hingga menembus angka 26. Di ujung babak kedua pun berakhir dengan skor 26-20 untuk kemenangan Unesa.

Pelatih Unesa, Hariyanto mengakui, kemenangan timnya atas STKIP tersebut lantaran lebih lama berkumpul ketimbang lawan. Mereka juga merasa senasib seperjuangan.

"Kami membangun tim ini bersama-sama dengan rasa kekeluargaan yang sangat erat antara satu dengan lainnya," ujar Mahasiswa semester akhir Unesa ini.

Unesa kawinkan gelar Rektor Unesa Handball Championship 2016 di GOR Futsal Internasional Unesa. (Bola.com/Fahrizal Arnas)

Hariyanto menyebut anak buahnya sudah mengetahui kekuatan lawan karena di kejuaraan sebelumnya Jatim Handball Championship di Lapangan Futsal NFC Made, Surabaya, kedua tim pernah bertemu di babak semifinal.

Di bentrokan pertama tersebut, Unesa juga berhasil keluar sebagai pemenang. "Mereka di final kali ini tampil lebih bagus. Untung, anak-anak tetap bisa mengatasinya," jelasnya.

Di sisi lain, pelatih STKIP, Henri Gunawan Pratama mengaku menerima dengan lapang dada kekalahan timnya yang kedua dari lawan yang sama pada tahun ini.

Padahal, setelah ditaklukkan Unesa dalam laga semifinal Jatim Handball Championship lalu, ia sudah melakukan pembenahan di sejumlah kekurangan dan penambahan skuat dengan memasukkan pemain baru potensial.

"Kami datang ke Surabaya membidik gelar juara, tapi sayang kami gagal lagi. Ini menjadi pelajaran berharga buat saya dan para pemain," sebut Dosen Penjas di STKIP ini.

Bagi Unesa, kemenangan ini keberhasilan mereka mengawinkan gelar. Sebab sebelumbya tim handball putri juga tampil sebagai juara setelah menyapu bersih empat laga yang mereka jalani. Berbeda dengan sektor putra, di sektor putri menggunakan format setengah kompetisi.