MotoGP: Keputusan Hengkang Lorenzo Buat Yamaha Sulit Fokus

oleh Andhika Putra diperbarui 12 Nov 2016, 14:13 WIB

Bola.com, Valencia - Bos Movistar Yamaha, Lin Jarvis, menyebut keputusan hengkang Jorge Lorenzo ke Ducati pada pertengahan musim sedikit banyak mengganggu performa tim Garpu Tala pada MotoGP 2016. Menurut Jarvis, para mekanik kesulitan untuk mengembangkan motor karena tak ada kepastian siapa yang akan menjadi pebalapnya musim depan.

"Untuk bisa meraih kemenangan di level seperti ini setiap tim harus memiliki fokus penuh. Namun, keputusan Jorge untuk pindah tim di pertengahan musim membuat konsentrasi kami terpecah dan mengurangi lima persen fokus yang sudah kami bangun," ujar Jarvis dikutip dari Tuttorimotoriweb," Sabtu (12/11/2016).

Advertisement

"Saya tak bisa berkata bahwa keadaan akan berubah jika Jorge tak memutuskan untuk hengkang. Akan tetapi, tentunya bakal lebih mudah untuk para mekanik jika mereka mengetahui bahwa pebalapnya tetap ada di musim depan," sambungnya.

Lorenzo memutuskan untuk bergabung dengan tim Ducati pada 18 April 2016. X-Fuera merasa tertantang untuk mencoba menjadi juara dunia MotoGP dengan motor Desmosedici GP17 yang tengah dikembangkan oleh pabrikan asal Italia tersebut.

Balapan MotoGP Valencia bakal menandai berakhirnya petualangan Lorenzo selama sembilan tahun bersama Yamaha. Kiprah X-Fuera di Tim Garpu Tala bisa dibilang cukup sukses, dengan merengkuh tiga gelar juara dunia MotoGP.

Jorge Lorenzo  kini tengah fokus untuk bisa meraih kemenangan pada balapan MotoGP Valencia yang berlangsung di Sirkuit Ricardo Tormo, Minggu (13/10/2016). Pebalap asal Spanyol itu ingin memberikan kado perpisahan manis untuk Yamaha dan juga para penggemarnya sebelum bergabung dengan Ducati.

Berita Terkait