Riedl: Laga Singapura Vs Indonesia Bakal Menarik dan Terbuka

oleh Benediktus Gerendo Pradigdo diperbarui 24 Nov 2016, 18:15 WIB

Bola.com, Jakarta - Timnas Indonesia akan menjalani laga hidup dan mati melawan Timnas Singapura dalam pertandingan terakhir Grup A Piala AFF 2016, Jumat (25/11/2016). Pelatih Timnas Indonesia, Alfred Riedl, merasa yakin permainan antara kedua tim yang butuh kemenangan itu akan berlangsung terbuka.

Timnas Singapura dalam dua pertandingan perdana babak grup bermain bertahan habis-habisan. Permainan bertahan tim asuhan Varadaraju Sundramoorthy itu memaksa laga kontra Filipina berakhir imbang tanpa gol dan laga kontra Thailand berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan Teerasil Dangda dkk.

Advertisement

Namun, Alfred Riedl merasa sangat yakin Singapura akan memainkan gaya permainan yang berbeda di pertandingan kontra tim asuhannya. Masih berpeluangnya Singapura untuk lolos ke semifinal jika menang atas Indonesia diyakininya akan mengubah cara Singapura bermain.

Pelatih asal Austria itu pun menegaskan Timnas Indonesia siap tampil mengantisipasi permainan Singapura sembari mencari kemenangan yang dibutuhkan untuk ke semifinal. Kebutuhan kedua tim untuk meraih tiga poin pun membuat Alfred Riedl yakin pertandingan akan berjalan terbuka dan sangat menarik.

"Kami harus menang melawan Singapura. Mereka pun dalam kondisi yang sama, harus menang di pertandingan besok. Strategi bertahan Singapura cukup berhasil dalam dua laga sebelumnya. Jika mereka melakukan hal tersebut di laga nanti, maka saya mempersiapkan tim untuk mengantisipasinya. Apa pun bisa terjadi dalam sepak bola. Saya rasa pertandingan akan terbuka dan menarik," ujar Alfred Riedl dalam keterangan persnya, Kamis (24/11/2016).

Timnas Indonesia dan Singapura dalam kondisi yang sama, hanya mengumpulkan satu poin dari dua laga pertama. Namun, Singapura berada di posisi ketiga karena dalam perhitungan selisih gol masih unggul ketimbang Indonesia. Dalam pertandingan ini, tim yang menang akan berpeluang besar menemani Thailand ke semifinal jika Filipina gagal mengalahkan juara bertahan Piala AFF itu di pertandingan terakhir babak grup.