Harapan Andik Vermansah usai Timnas Indonesia Dijamu Presiden RI

oleh Benediktus Gerendo Pradigdo diperbarui 20 Des 2016, 13:00 WIB
Timnas Indonesia dijamu makan siang di Istana Negara oleh Presiden Joko Widodo, Senin (19/12/2016). (Bola.com/Nicklas Hanoatubun)

Bola.com, Jakarta - Penyerang sayap Timnas Indonesia, Andik Vermansah, berterima kasih kepada Presiden Joko Widodo dan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi atas jamuan yang diberikan terhadap dirinya dan rekan-rekannya, yang baru saja selesai berjuang di Piala AFF 2016.

Timnas Indonesia baru saja kembali dari Thailand pada Minggu (18/12/2016) dan pulang sebagai runner-up Piala AFF 2016. Skuat asuhan Alfred Riedl itu kemudian diundang ke Istana Negara untuk makan siang bersama Presiden Joko Widodo, pada Senin (19/12/2016) siang. 

Advertisement

Andik Vermansah berharap Timnas Indonesia yang baru selesai menjalani perjuangan di Piala AFF 2016 ini tidak dibubarkan dan segera berkumpul kembali. Pemain kelahiran Jember ini ingin tim yang begitu padu di Piala AFF 2016 ini dipertahankan untuk membantu membangun sepak bola Indonesia.

"Saya sangat terharu dan bercampur senang. Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada bapak Presiden dan bapak Menpora atas perhatiannya dan jamuanya kepada kami," ujar Andik Vermansah dalam akun Instagram miliknya sembari mengunggah foto bersama Timnas Indonesia dengan Presiden Jokowi dan Menpora Imam Nahrawi.

"Saya juga bangga sekali berada dalam bagian keluarga yang menurut saya sangat luar biasa dan saya berharap pembubaran tim bukan untuk selamanya, dan semoga bisa bekerja sama lagi untuk membangun sepak bola Indonesia lebih maju lagi ke depannya. Amin," lanjutnya sambil berharap.

Andik Vermansah adalah salah satu pemain penting dalam skuat asuhan Alfred Riedl. Pemain yang membela Selangor FA di Liga Malaysia itu juga mencetak gol penting saat Timnas Indonesia mengalahkan Singapura untuk lolos ke semifinal Piala AFF 2016.

Namun, sayangnya Andik harus mengalami cedera lutut kiri di leg final pertama Piala AFF 2016 yang membuatnya harus istirahat selama tiga hingga enam pekan.

 

Berita Terkait