Firasat Kurnia Meiga soal Meninggalnya Achmad Kurniawan

oleh Iwan Setiawan diperbarui 10 Jan 2017, 23:40 WIB

Bola.com, Malang - Duka mendalam dirasakan kiper utama Arema FC dan Timnas Indonesia, Kurnia Meiga Hermansyah setelah meninggalnya sang kakak, Achmad Kurniawan di Rumah Sakit Umum Syaiful Anwar, Malang, Selasa (10/1/2017). Pria yang akrab disapa AK itu memang sangat dekat dan salah satu orang yang menjadi sumber insipirasi bagi Meiga.

Beberapa waktu terakhir, Meiga rajin pulang dan pergi rute Jakarta-Malang sejak 10 hari sang kakak mengalami koma pada 30 Desember 2016. Meiga pula yang mengurusi akomodasi keluarga besarnya di Jakarta untuk menengok ke Malang.

Pada 2 Januari lalu, Meiga baru bisa menengok AK di RSU Syaiful Anwar. Setelah itu, dia harus kembali ke Jakarta untuk menjadi wali nikah adiknya pada 7 Januari. Meiga baru kembali lagi ke Malang pada Selasa siang (10/1/2017) dan baru beberapa saat tiba di mes Arema, ia mendengar kabar kondisi AK melemah.

Advertisement

Tak sempat makan dan dalam kondisi lelah, Meiga langsung bergegas ke rumah sakit untuk ikut mendampingi AK dan istrinya Femilia Cintia. "Belum sempat istirahat sama sekali bang Meiga. Dia langsung ke rumah sakit sampai abangnya meninggal dan ikut ke Jakarta," kata kiper muda Arema Utam Rusdiana yang jadi teman dekat Meiga di mes Arema.

Firasat kondisi AK kian memburuk memang sudah dirasakan Meiga karena sebelumnya ia baru berencana kembali ke Malang pada pertengahan Januari bersama dengan keluarga besarnya. Hanya saja, ia merasa ingin segera bertemu dengan AK pada Selasa tadi (10/1/2017).

Firasatnya terbukti benar karena baru lima jam di rumah sakit sang kakak menghembuskan napas terakhirnya. Meiga pula yang membawa pulang jenazah kakaknya untuk dikebumikan di tanah kelahiran, Jakarta. "Saya sudah merasa tidak enak. Maka itu saya cepat kembali ke Malang," jawabnya singkat.

Ketika memulai kariernya sebagai pemain profesional, Meiga mengikuti jejak AK ke Arema pada musim 2008. Demi memberikan tempat kepada Meiga, Achmad Kurniawan memilih hengkang ke Persik Kediri. Mereka baru satu tim lagi pada 2012 silam dan posisi Meiga sudah jadi kiper utama Singo Edan.

 

Berita Terkait