Alasan Andri Irawan Selalu Acak Pemain Timnas Futsal Indonesia

oleh Benediktus Gerendo Pradigdo diperbarui 15 Jan 2017, 07:30 WIB
Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Andri Irawan, tengah memberikan arahan dan strategi kepada pemainnya yang berada di bangku cadangan. (Bola.com/Nicklas Hanoatubun)

Bola.com, Jakarta - Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Andri Irawan, terus mencoba mengubah pola rotasi pemain-pemainnya. Sang pelatih masih terus mencoba mengubah setiap paket tim dalam pertandingan agar setiap pemain memiliki pola pikir yang baru dan nyaman bermain dengan semua pemain, bukan dengan pemain tertentu.

Timnas Futsal Indonesia melanjutkan rangkaian uji coba jelang Piala AFF Futsal 2016 dengan meraih kemenangan 7-5 atas BJL 2000 Shiba di pertandingan uji coba kedua yang digelar di Tifosi Sport Center, Jakarta Timur, Sabtu (14/1/2016). Dalam pertandingan itu, Andri Irawan masih terus mencoba untuk mengutak-atik komposisi pemain dalam satu paket tim.

Advertisement

Dalam dua pertandingan uji coba yang sudah dilakukan sebelumnya menghadapi Antam FC dan BJL 2000 Shiba, Andri membuat tiga paket tim yang kemudian diubah-ubah susunannya dalam paket-paket berikutnya sepanjang laga berlangsung.

Ketika dikonfirmasi mengenai kebijakannya melakukan rotasi terus menerus dalam setiap paket tim di dua pertandingan uji coba tersebut, pelatih yang akrab disapa Pescu itu menegaskan bahwa dirinya berniat keras mengubah pola pikir para pemainnya, yang merasa hanya memiliki kecocokan bermain dengan beberapa pemain tertentu yang membuat mereka kompak ketika berada dalam satu paket tim.

"Saat ini adalah masa transisi di mana mereka harus bisa bermain dengan siapa pun di lapangan. Selama ini mereka terlalu nyaman ketika bermain dengan pemain-pemain tertentu, seperti pemain yang memang merupakan rekan dalam satu tim di klub. Hal ini yang tengah saya ubah pola pikirnya. Saya ingin mereka tetap nyaman bermain dengan siapa pun pemain yang saya tunjuk untuk masuk ke dalam lapangan," ujar Andri Irawan usai membawa Timnas Futsal Indonesia meraih kemenangan 7-5 atas BJL 2000 Shiba.

"Saya tegaskan bahwa kami masih akan tetap bermain dengan rotasi pemain seperti ini di pertandingan uji coba selanjutnya. Saya juga akan mengatur tempo permainan tim ini agar tidak lagi terjadi hal-hal yang tidak perlu terjadi seperti dalam pertandingan ini," lanjut Andri Irawan yang mengaku melakukan eksperimen dalam laga kontra BJL 2000 Shiba dan berakhir dengan timnya harus kebobolan lima gol.

Evaluasi untuk bermain lebih baik dalam pertandingan selanjutnya memang harus dilakukan oleh Timnas Futsal Indonesia. Dalam pertandingan uji coba ketiga yang digelar di Tifosi Sport Center, Minggu (15/1/2017), Tim Merah-Putih akan menghadapi salah satu tim kuat Indonesia, IPC Pelindo. Setelah itu Bambang Bayu Saptaji dkk. akan rehat satu hari untuk berlatih normal sebelum menghadapi dua laga uji coba berikutnya, yaitu menghadapi Black Steel Manokwari dan Biangbola Kaltim.