5 Kemenangan KO Tercepat dalam Sejarah Tinju Dunia

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 25 Jan 2017, 07:15 WIB
Pongsaklek Wonjongkam Membungkam Daisuke Naito pada 2002. (Asian Boxing)

Bola.com, Jakarta - Kemenangan knockout (KO), terutama yang cepat, di pertandingan tinju mudah membuat fans terkesan, bahkan bagi orang awam.

Advertisement

Tapi, ada juga pencinta tinju yang kurang menyukai pertandingan kilat. Ada asumsi pertarungan di ring seharusnya berlangsung lama, alot, diwarnai adegan memukul, menghindar, bahkan kadang menyikut.

Sepanjang sejarah tinju dunia, persentase pertarungan yang rampung pada ronde pertama tak terlalu banyak dibandingkan dengan yang membutuhkan beberapa ronde. Tak heran, pertarungan yang berlangsung cepat tersebut lebih banyak dikenang oleh para pencinta tinju. 

Jadi, pertarungan siapa saja yang berakhir dengan kemenangan KO cepat, tepatnya di bawah 1 menit dari masa ke masa?

Berikut ini lima kemenangan KO tercepat dalam sejarah tinju dunia seperti dilansir Bleacer Report:  

5. Naseem Hamed Kalahkan Said Lawal dalam 35 Detik 

Naseem Hamed mengalahkan Said Lawal dengan KO dalam pertarungan pada 1996. (Youtube)

Prince Naseem Hamed (36-1, 33 KO) merupakan salah satu rising star pada era 1990-an saat dia pindah ke kelas bulu dan memenangi gelar juara dunia pertama pada 1995. 

Pada 1996, Naseem dengan penuh gaya memukul KO Said Lawal (22-8-2, 9 KO) saat pertarungan baru berjalan 35 menit. Setelah Naseem dua kali mengkanvaskan Lawal, wasit akhirnya menyatakan pertandingan telah berakhir. 

Lawal terluka dan tak mungkin bisa melanjutkan pertarungan. 

2 dari 5 halaman

1

Inilah 5 Kemenangan KO Tercepat dalam sejarah tinju. (Berbagai Sumbet)

4. Pongsaklek Wonjongkam Membungkam Daisuke Naito dalam 34 Detik 

Pongsaklek Wonjongkam (83-4-2, 44 KO) mengalahkan sang rival Daisuke Naito (36-3-3, 23 KO) hanya dalam 34 detik pada 2002. Saat itu dia bertarung untuk memperahankan sabuk juara WBC kelas terbang. 

Pertarungan Wonjongkam dan Naito itu masih memegang rekor sebagai KO tercepat dalam sejarah kejuaraan tinju dunia kelas terbang sepanjang masa. 

3 dari 5 halaman

2

Bernard Hopkins mengalahkan Steve Frank pada 1996. ((Brownsville Herald)

3. Bernard Hopkins Vs Steve Frank dalam 24 Detik 

B-Hop alias Bernard Hopkins (52-5-2, 32 KO) baru saja memenangi sabuk juara dunia IBF kelas menengah. Steve Frank menjadi rival pertamanya dalam mempertahankan gelar. 

Frank sungguh tidak beruntung. Hopkins hanya butuh 24 detik untuk menganvaskan Frank. Pertarungan itu juga membuktikan dia benar-benar tak tersentuh pada 1996. 

4 dari 5 halaman

3

Petinju Gerald McClellan. (Gerarld McClellan)

2. Gerald McClellan Taklukkan Jay Bell dalam 20 Detik 

Gerald McClellan (31-3, 29 KO) merupakan salah satu petinju yang sangat digandrungi penggemar pada 1993. Di sisi lain, Jay Bell (20-2-1, 19 KO) juga melangkah menuju ke titik yang ditempati McClellan. Bell petinju bagus, tapi McClellan petinju luar biasa. 

Setelah menganvaskan raja KO, Julian Jackson (55-6, 49 KO), hanya dalam lima ronde sekitar tiga bulan sebelumnya, McClellan naik untuk meladeni Bell pada Agustus 1993. McClellan tampak impresif. 

Hanya dalam tempo 20 detik McClellan berhasil mempertahankan titel juara dunia kelas menengah WBC, sekaligus masuk daftar sebagai salah satu petinju yang mengklaim kemenangan KO tercepat. 

Catatan waktu 20 detik tersebut masih menjadi kemenangan KO tercepat dalam sejarah kejuaraan dunia tinju kelas menengah. 

5 dari 5 halaman

4

Daniel Jimenez Menundukkan Harald Geier pada pertarungan 1994. (Schoop Whoop)

1. Daniel Jimenez Menundukkan Harald Geier dalam 17 Detik 

Daniel Jimenez (30-13-1, 15 KO) memberi keempatan kepada petinju Austria, Harald Geier (33-3-1, 18 KO), untuk mengambil alih titel juara dunia kelas bantam WBO. Geier saat itu tak terkalahkan dan mendapat keuntungan tampil di depan publik sendiri. 

Namun, Geier ternyata tak berkutik. Pertarungan itu selesai hanya dalam tempo 17 detik. 

Sejak pertarungan yang digelar pada September 1994 tersebut, tak ada satu pun pertarungan yang mampu menyamai kecepatan laga tinju tersebut.