Semen Padang Masih Butuh Pembuktian Pemain Seleksi Asal Korsel

oleh Arya Sikumbang diperbarui 16 Feb 2017, 16:15 WIB

Bola.com, Pamekasan - Semen Padang tampaknya masih bermasalah dalam penentuan satu slot pemain asing Asia. Pasalnya, sejauh ini tim pelatih belum merekomendasikan ke manajemen apakah mengikat pemain asal Korea Selatan, Ko Jae-sung atau mencari pemain baru.

Sejauh ini nasib Jae-sung belum diputuskan. Kabarnya nasib Jae-sung akan diputuskan setelah laga pamungkas tim Kabau Sirah di penyisihan Grup 5 Piala Presiden 2017 yang digelar Senin (20/2/2017).

"Menyangkut apakah Ko Jae-sung menjadi bagian dari tim pada kompetisi mendatang atau malah dipulangkan, tergantung keputusan pelatih kepala. Kami tunggu keputusan resminya hingga 20 Februari nanti," jelas Win Bernadino, manajer Semen Padang, Kamis (16/2/2017).

Ko Jae-sung dianggap masih perlu memberi pembuktian untuk memikat tim pelatih merekomendasikannya untuk direkrut Semen Padang. "Kami masih menunggu pembuktian Jae-sung. Secara umum kami menilai penampilannya tidak mengecewakan. Namun, masih ada ujian yang harus dilalui olehnya, setidaknya saat menghadapi Perseru," ujar Win.

Advertisement

Sejauh ini penampilan pemain lokal terutama di sektor gelandang lebih baik ketimbang pemain asing yang mengikuti seleksi. Hal ini mengindikasikan kualitas pemain asing yang didatangkan tidak sesuai dengan keinginan pelatih. Menyangkut hal ini, manajemen lanjut Win Bernadino, tetap selektif dengan melihat kemampuan pemain tersebut di lapangan.

"Kami tentu tak ingin membeli kucing dalam karung. Di video, kami lihat kemampuannya menjanjikan. Namun, setelah dites nyatanya mengecewakan. Untuk itu kami benar-benar melihat dan menganalisis apakah pemain asing tersebut layak memperkuat tim atau sebaliknya," tuturnya.

"Kami tidak sembarangan dalam menentukan pilihan. Piala Presiden ini merupakan momen yang harus dimanfaatkan betul oleh pemain seleksi. Jika mengecewakan, tentu akan kami pulangkan, seperti halnya Amir Al Haf," tegas sang manajer.

Disinggung apakah Semen Padang tidak akan memanfaatkan kuota pemain asing 2+1 seperti yang kebijakan PSSI, Win Bernadino menilai hal itu tergantung kebutuhan tim.

"Kalau yang itu tentu kami serahkan lagi ke pelatih. Sebab, hanya pelatih yang bisa menilai apakah materi yang ada sudah cukup atau memang butuh pemain asing sesuai regulasi yang ada," ucapnya.

Ia menjelaskan memaksimalkan kuota pemain asing selain menambah kekuatan tim juga bisa meningkatkan mental pemain karena selama ini kehadiran pemain asing mampu memotivasi semangat juang pemain lokal.

"Kami tentu ingin kehadiran pemain asing bisa menambah semangat dan kekuatan tim. Ini salah satu alasan mengapa Semen Padang memaksimalkan jatah pemain asing pada kompetisi nanti," pungkas Win Bernadino mengakhiri pembicaraan.