Penerus Cristian Gonzales Kecewa Kompetisi U-21 Dihapus

oleh Iwan Setiawan diperbarui 30 Mar 2017, 11:30 WIB
Putra kedua Cristian Gonzales, Michael, kecewa karena PSSI menghapus kompetisi U-21. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Bola.com, Malang - Penghapusan kompetisi U-21 oleh PSSI jadi pukulan telak bagi pemain muda. Tidak terkecuali putra bomber Arema FC, Cristian Gonzales, Michael. Tahun ini, sebenarnya anak kedua Cristian Gonzales itu mendambakan bisa berkompetisi di U-21 karena sekarang dia memperkuat Arema U-21.

Namun, impian Michael harus pupus karena kompetisi diganti dengan U-19. "Tahun kemarin saya tidak bisa main (TSC U-21) karena paspor masih Uruguay. Sekarang sebenarnya saya sangat berharap bisa ikut U-21 dengan regulasi boleh ada pemain asing," kata pemuda yang tahun ini menginjak usia 20 tahun.

Sekarang, dengan tidak adanya kompetisi U-21, Michael harus lebih cepat promosi ke tim senior. Namun, saat ini dia masih butuh batu loncatan untuk memperlihatkan kualitasnya.

Michael tidak ingin hanya mengandalkan nama besar ayahnya karena hal itu justru jadi beban tersendiri baginya. "Tidak mudah jadi anak Gonzales karena saya harus lebih baik dari dia," canda Michael.

Advertisement

Cristian Gonzales ikut kecewa dengan tidak adanya kompetisi U-21. Menurutnya, kompetisi di level usia itu masih sangat diperlukan. Bukan semata karena putranya sedang dalam kategori usia itu tetapi semua tim masih butuh kompetisi U-21.

"Di Uruguay, semua level usia ada kompetisinya. Kompetisi untuk U-19 memang bagus, tapi kompetisi U-21 jangan dihapus," sarannya.

Menurut striker berjulukan El Loco itu, di tim senior masih banyak pemain yang usianya masih U-21. Jika jarang mendapat kesempatan main mereka bisa merasakan atmosfer pertandindingan di U-21.

"Di Arema ada Junda, Dio, Utam mungkin beberapa lainnya lagi. Kalau mereka jarang main di senior, bisa jaga kondisi di U-21 dengan merasakan pertandingan. Kalau yang ada hanya kompetisi U-19, pemain usia itu akan kesulitan bermain di tim senior," jelas Gonzales.

Arema kini bersiap menyalurkan para pemain U-21 ke berbagai tim profesional. Kebetulan para pemain U-21 berasal dari pemain binaan di Akademi Arema. Kemungkinan mereka akan disalurkan ke tim Liga 1, Liga 2 atau Liga Nusantara. Sebab, yang terpenting saat ini mereka dapat kesempatan bertanding.