3 Alasan Gerry Salim Begitu Ditakuti Para Rival di ARRC 2017

oleh Muhammad Wirawan Kusuma diperbarui 16 Apr 2017, 06:25 WIB
Pebalap Astra Honda Racing Team, Gerry Salim, begitu mendominasi balapan ARRC 2017 kelas Asia Production 250. (Bola.com/Muhammad Wirawan Kusuma)

Bola.com, Buriram - Pebalap Astra Honda Racing Team, Gerry Salim, memang gagal mengikuti balapan kedua Asia Road Racing Championship 2017 di Sirkuit Buriram, Thailand, Sabtu (15/4/2017). Meski demikian, Gerry tetap memimpin klasemen sementara pebalap.

 

Advertisement

Gerry memuncaki klasemen dengan torehan 75 poin. Dia unggul satu poin dari Takehiro Yamamoto, pebalap asal Jepang yang membela tim Sidrap Honda Ikazuchi Racing.

Poin yang dikoleksi pebalap asal Surabaya itu berasal dari tiga kemenangan pada tiga balapan awal ARRC musim 2017. Dengan rincian, dua balapan di Johor, Malaysia, dan satu kemenangan di Buriram.

Jika saja tak mengalami masalah pada motornya, bukan tak mungkin Gerry meraih kemenangan keempat musim ini. Hal ini disebabkan Gerry tampil begitu kuat bersama Honda CBR250RR.

Para tim rival seperti Yamaha dan Kawasaki, dibuat tak berdaya. Para pebalap Yamaha dan Kawasaki kesulitan mengejar kecepatan Bonex berusia 19 tahun tersebut.

Ada beberapa alasan kenapa Gerry Salim tampil dominan pada awal musim ARRC 2017. Berikut ini tiga alasan kenapa Gerry Salim tampil superior pada awal musim Asia Road Racing Championship 2017 versi Bola.com

2 dari 4 halaman

Kemampuan Membalap

Kemampuan Membalap yang Mumpuni

Talenta membalap Gerry Salim memang patut diacungi jempol. kemampuannya dalam beradaptasi juga menjadi salah satu kekuatan pebalap berusia 19 tahun ini.

Sejumlah rivalnya mengakui Gerry adalah pebalap yang bagus. Salah satu yang memuji Gerry adalah pebalap asal Jepang, Tomoyoshi Koyama, dan Anthony West, mantan pebalap MotoGP.

"Gerry memang pebalap yang bagus, dia sangat cepat," ujar Koyama.

"Saya tak terlalu ingat soal dia, tapi saya tahu dia pebalap yang bagus. Sayang dia sering membuat kesalahan, tapi kalau tampil apik, dia sangat cepat," tutur West

Bahkan, Alberto Puig, pencetak beberapa bintang MotoGP, mengakui talenta pebalap asal Surabaya itu. Buktinya, Gerry diminta Puig untuk kembali turun pada ajang Asia Talent Cup 2017.

3 dari 4 halaman

Motor Honda

Faktor Motor Honda CBR250RR

Selain memiliki kemampuan yang luar biasa, performa apik Gerry Salim pada ajang ARRC 2017 juga ditunjang dengan motor yang superior.

Dalam beberapa balapan, motor Honda CBR250RR milik Gerry memang tak mampu dikejar lawan. Tercatat hanya Takehiro Yamamoto yang mampu bersaing dengan Gerry. Dia pun menggunakan motor yang sama.

Pebalap asal Jepang, Tomoyoshi Yamamoto, mengakui kecepatan Honda CBR250RR sangat luar biasa. Dia menyebut ini salah satu faktor kenapa Gerry tak terkejar lawan.

"Motor Gerry memang sangat cepat. Luar biasa. Bahkan saya tak bisa mengejarnya," tutur Koyama.

4 dari 4 halaman

Pengalaman

Memiliki Segudang Pengalaman

Meski baru berusia 19 tahun, Gerry Salim tercatat punya memiliki segudang pengalaman di balap Asia. Dia mulai turun pada ajang ARRC pada musim 2013. Ketika itu, Gerry tampil di kelas Asia Dream Cup.

Selain itu, dia juga pernah mengikuti ajang All Japang Road Race Championship pada 2015. Saat itu, Gerry menduduki posisi kelima di klasemen akhir.

Kemampuan membalap Gerry juga diasah pada ajang Asia Talent Cup. Di sini, dia menunjukkan talenta hebatnya.

Dengan sejumlah pengalaman tampil di ajang internasional, tentu Gerry Salom sudah paham betul bagaimana menghadapi pebalap Asia lainnya.

Berita Terkait