Turunkan Pemain Cadangan, Jakarta Pertamina Takluk dari BNI

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 16 Apr 2017, 15:19 WIB
Tim Jakarta Pertamina Energi kalah saat meladeni BNI pada hari terakhir final four Proliga 2017 di Bandung, Minggu (16/4/2017). (Twitter/Jakarta Pertamina)

Bola.com, Bandung - Tim putra Jakarta Pertamina Energi yang sudah memastikan lolos ke final Proliga 2017 menurunkan pemain cadangan saat menghadapi BNI Taplus pada final four di C'Tra Arena, Bandung, Minggu (16/4/2017). Pertamina Energi kalah dengan skor 0-3 (22-25, 23-25, 18-25).

Advertisement

Kekalahan pada hari terakhir final four tersebut tidak memengaruhi posisi Pertamina yang sudah maju ke grand final menghadapi Bank Sumsel pada 23 April di GOR. Among Rogo, Yogyakarta. Pertamina juga mendapat hadiah senilai Rp 40 juta, karena tampil sebagai juara pada putaran final four Bandung.

Para pemain cadangan Pertamina ternyata tidak mampu membendung keganasan tim BNI yang dimotori dua pemain asing, Domotor Meszaros dan Sormaz Nenad. Imbasnya, untuk pertama kali Pertamina kalah telak 0-3.

Putut Marhaento, pelatih tim Pertamina, menyatakan terpaksa menurunkan pemain cadangan karena sejak set pertama pemain tidak tampil sepenuh hati, sehingga kalah 22-25. Begitu juga awal hingga pertengahan set kedua, belum juga bangkit. "Akhirnya saya putuskan untuk menurunkan pemain cadangan, " ujar Putut, pada rilis yang diterima Bola.com

Dia mengakui keputusan itu bagian dari strategi demi meraih hasil maksimal pada di granf final Yogyakarta. Putut berharap kebugaran pemainnya bisa pulih selama jeda sebelum pertandingan final. "Mudah-mudahan tidak ada yang sakit atau cedera sebab ini babak yang sangat menentukan, " kata Putut.

Di sisi lain, pelatih BNI Taplus, Loudry Maspaitella, bersyukur pemainnya tampil semakin baik. Meski tidak berpeluang ke grand final Proliga 2017, pertarungan melawan Pertamina disebutnya untuk membela harga diri. " Secara tampilan tim, kami semakin baik, tapi sayangnya justru sudah tidak berpeluang masuk grand final. Kami terlambat panas, " kata Loudry.