Suporter Real Madrid Komentari Kekalahan dari Barcelona

oleh Yosua Eka Putra diperbarui 24 Apr 2017, 13:50 WIB
Supporter Real Madrid menyaksikan nonton bareng laga La Liga melawan Barcelona bersama Bola.com dan Head & Shoulders di Senayan, Jakarta, Minggu (24/4/2017). (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Bola.com, Jakarta - Presiden Pena Real Madrid de Indonesia (PRMI), Chandra Bayu, menganggap pasukan Zinedine Zidane kurang beruntung saat kalah 2-3 dari Barcelona pada pekan ke-33 La Liga di Santiago Bernabeu, Minggu (23/4/2017).

Advertisement

Bermain di hadapan pendukung sendiri, Madrid unggul lebih dulu berkat gol Casemiro pada menit ke-28. Namun, Barcelona menyamakan kedudukan berkat aksi Lionel Messi lima menit berselang. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.

Ivan Rakitic membuat Real Madrid tertinggal pada menit ke-73. Empat menit berselang, Los Blancos harus melanjutkan laga dengan 10 orang setelah Sergio Ramos menerima kartu merah akibat melanggar Messi.

Meski kehilangan Ramos, Los Blancos mampu membuat kedudukan menjadi 2-2 pada menit ke-85 lewat gol yang disarangkan James Rodriguez. Pada injury time, Messi kembali mencatatkan namanya di papan skor, dan membawa Barcelona menang 3-2 atas Real Madrid. 

"Penyebab kekalahan Real Madrid sederhana. Mereka kurang fokus, terutama setelah Ramos diusir," ujar Chandra, saat ditemui Bola.com setelah Nobar Seru El Clasico yang diselenggarakan Head & Shoulders pada Senin dini hari WIB.

"Kami bersyukur Madrid masih bisa menyamakan skor. Real Madrid biasanya mengubah keadaan pada menit-menit akhir, tetapi apes dalam laga ini," lanjutnya.

Cristiano Ronaldo yang menjadi pahlawan ketika Madrid menyingkirkan Bayern Munchen pada perempat final Liga Champions 2016-2017, tampil melempem. Kapten timnas Portugal tersebut gagal menyumbangkan gol buat Los Blancos.

"Ronaldo kurang beruntung. Dia sebetulnya memiliki beberapa peluang emas dan tampil ekspresif, tetapi mampu digagalkan (kiper Barcelona, Marc-Andre) Ter Stegen. Secara keseluruhan, para pemain kami telah berusaha semaksimal mungkin," kata Chandra.

Berbeda dengan Ronaldo, Keylor Navas bermain gemilang di bawah mistar gawang Real Madrid. Pemain asal Kosta Rika itu tercatat melakukan beberapa penyelamatan penting.

"Keylor Navas tampil sangat baik. Sejumlah peluang Barcelona yang seharusnya bisa menjadi gol bisa dia antisipasi. Dia pemain terbaik Real Madrid dalam laga ini," seru Chandra.

Hasil minor ini membuat Real Madrid harus turun ke peringkat dua klasemen sementara La Liga dengan nilai 75 dari 32 laga. Mereka kalah head to head dari Barcelona yang naik ke puncak klasemen, namun sudah menjalani 33 pertandingan.

"Menurut saya, peluang menjuarai La Liga 50-50 walaupun punya tabungan satu laga. Pasalnya, kami masih fokus ke Liga Champions dan krisis lini belakang," ucap Chandra.

"Ramos kena kartu merah, (Raphael) Varane dan Pepe masih cedera. Ini jadi pekerjaan berat untuk Zidane. Jika fit sampai akhir musim, saya optimistis Real Madrid juara," tuturnya.

Saksikan cuplikan pertandingan dari Liga Inggris, La Liga, Liga Champions, dan Liga Europa, dengan kualitas HD di sini

Berita Terkait