Jonatan Christie: Tunggal Putra Siap Unjuk Gigi di Piala Sudirman

oleh Zulfirdaus Harahap diperbarui 06 Mei 2017, 18:43 WIB
Pebulutangkis Indonesia, Jonatan Christie, tak masalah nomor ganda putra tak jadi andalan di Piala Sudirman 2017. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Bola.com, Jakarta - Pebulutangkis Indonesia, Jonatan Christie, mengaku tak masalah nomor ganda putra tak jadi andalan di Piala Sudirman 2017 yang berlangsung di Carrara Sport and Leisure Centre, Gold Coast, Australia, pada 21-28 Mei 2017. Justru menurut Jojo, sapaan akrab Jonatan Christie, hal itu menjadi keuntungan tersendiri untuknya dan atlet tunggal putra lainnya.

Advertisement

Pada Piala Sudirman 2017, PBSI hanya mengirimkan dua atlet untuk turun pada nomor tunggal putra. Selain Jonatan, PBSI juga mengandalkan Anthony Sinisuka Ginting.

"Kami atlet tunggal putra tak ada target, jadi itu salah satu keuntungan untuk bisa tampil lepas. Ini hal yang positif buat kami untuk membuktikan diri jika tunggal putra juga bisa menyumbang poin," kata Jonathan kepada Bola.com di Auditorium Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta Timur, Sabtu (6/5/2017).

"Jadi, untuk masyarakat Indonesia, jangan khawatir. Saya yakin dan percaya, dengan tim yang ada saat ini, kami bisa mengembalikan kejayaan tunggal putra seperti dulu," tambahnya.

Keputusan PBSI untuk tidak terlalu mengandalkan nomor tunggal putra sebenarnya cukup beralasan. Performa pemain tunggal Putra Indonesia pada tahun 2017 memang terbilang jauh dari kata memuaskan.

Dari total lima turnamen yang diikuti, pencapaian terbaik tunggal putra terjadi pada ajang Singapura Terbuka Super Series 2017 melalui Anthony Sinisuka Ginting, yakni menembus babak semifinal.

Pada Piala Sudirman 2017, PBSI kini bertumpu pada sektor ganda putra. Hal ini tak lepas dari performa ciamik Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon. Meski demikian, tunggal putra dinilai tetap punya peluang untuk menyumbangkan poin.

"Sektor andalan Indonesia di Piala Sudirman untuk meraih poin memang di ganda putra dan ganda campuran. Adapun di nomor tunggal putra peluangnya 50-50," ujar Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Susy Susanti.