5 Pemain yang Berpotensi Bikin Kejutan di Indonesia Open 2017

oleh Zulfirdaus Harahap diperbarui 08 Jun 2017, 07:20 WIB
Sejumlah atlet bulutangkis Indonesia diprediksi bakal membuat kejutan di Indonesia Open 2017.

Bola.com, Jakarta - Sebanyak 66 atlet tuan rumah bakal turun di ajang Indonesia Open 2017 yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC), 12-18 Juni. Mereka akan bersaing dengan para pebulutangkis terbaik dari berbagai dunia untuk memperebutkan gelar di turnamen yang berstatus super series premier ini. 

Advertisement

Indonesia Open 2017 merupakan edisi ke-35 sepanjang sejarah penyelenggaraan. Selain bersejarah, Indonesia Open juga menjadi salah satu turnamen bulutangkis yang menawarkan hadiah besar yakni senilai 1 juta dollas AS atau setara Rp 13,5 miliar.

Indonesia masih menjadi negara tersukses di turnamen ini dengan raihan 81 gelar. Jika diperinci, jumlah tersebut 22 gelar diraih pada nomor tunggal putri , tunggal putri 11 titel, ganda putra 21 gelar, ganda putri 13 gelar, dan ganda campuran 14 gelar.

Namun, Indonesia sudah tiga tahun puasa gelar di Indonesia Open. Kemenangan terakhir dipersembahkan oleh pasangan ganda putra Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan.

Indonesia mengandalkan ganda putra, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, untuk mengakhiri puasa gelar tersebut. Mereka punya kualitas mumpuni untuk menuju tangga juara. Namun, bukan tak mungkin muncul kejutan dari pemain-pemain Indonesia lainnya. 

Sekretaris Jenderal PBSI, Achmad Budiharto, dan pelatih ganda Putra, Herry Iman Pierngadi, mencoba mengerucutkan nama-nama atlet yang berpotensi membuat kejutan di Indonesia Open 2017.

Berikut atlet-atlet yang diprediksi membuat kejutan di Indonesia Open 2017 versi Achmad Budiarto dan Herry IP: 

 

2 dari 6 halaman

Anthony Sinisuka Ginting

Atlet tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, diprediksi memberikan kejutan di Indonesia Open 2017.

Anthony Sinisuka Ginting kini menjadi tunggal putra Indonesia berperingkat dunia tertinggi. Pemain berusia 20 tahun tersebut bercokol di peringkat ke-21 (hingga Rabu, 7 Juni 2017). 

Indonesia Open 2017 akan menjadi edisi ketiga yang diikuti Anthony Ginting. Achmad Budiarto menilai Anthony berpotensi membuat kejutan di Indonesia. Apalagi dua pekan sebelumnya dia tampil cukup apik di Piala Sudirman 2017. Di luar dugaan, dia mampu mengalahkan pemain nomor tiga dunia asal Denmark, Viktor Axelsen. Sayangnya, kemenangan Anthony tersebut tak mampu mengantar Indonesia lolos ke babak perempat final. 

"Kejutan bakal ada di tunggal putra. Anthony Ginting menjadi salah satunya. Dia pemain muda dan rekam jejaknya belakangan mulai stabil," kata Achmad Budiharto kepada Bola.com di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (6/6/2017).

3 dari 6 halaman

Jonatan Christie

Atlet tunggal putra Indonesia, Jonatan Cristie, diprediksi memberikan kejutan di Indonesia Open 2017.

Selain Anthony Sinisuka Ginting, Indonesia juga mengandalkan Jonatan Christie di sektor tunggal putra. Indonesia Open 2017 menjadi edisi ketiga yang bakal diikuti atlet dengan sapaan akrab Jojo itu.

Jojo pada dua kali partisipasinya di Indonesia Open berhasil menembus perempat final. Tahun lalu Jojo sukses mengalahkan Lin Dan di babak kedua meski akhirnya menyerah dari Jan O. Jorgensen pada putaran selanjutnya.

Achmad Budiarto menilai Jonantan punya potensi membuat kejutan di Indonesia Open meski sepanjang tahun ini belum menorehkan prestasi yang gemilang. 

"Jonatan Christie bisa melanjutkan penampilan terbaiknya di Indonesia Open. Mungkin rasa penasarannya di edisi-edisi sebelumnya bakal terluapkan pada 2017 ini. Seperti tahun lalu, dia sudah membuat kejutan dengan mengalahkan Lin Dan dan tahun ini mungkin juga bakal membuat kejutan lagi," Achmad Budiharto. 

4 dari 6 halaman

Ihsan Maulana Mustofa

Atlet tunggal putra Indonesia, Ihsan Maulana Mustofa, diprediksi memberikan kejutan di Indonesia Open 2017.

Performa Ihsan Maulana Mustofa belakangan terus menurun. Dia sering tersingkir pada putaran pertama di berbagai turnamen dunia. Namun, Achmad Budiarto menilai Ihsan tetap punya peluang membuat kejutan di Indonesia Open 2017. 

Sebelum menciptakan kejutan, Ihsan terlebih dahulu harus berjuang melalui babak kualifikasi yakni melawan tunggal Hong Kong, Wei Nan.

Tahun lalu, Indonesia sempat dikejutkan dengan penampilan Ihsan yang menembus semifinal. Namun, lajunya harus terhenti setelah menyerah dua set langsung dari tunggal putra andalan Malaysia, Lee Chong Wei.

"Saya rasa tahun ini Ihsan juga bakal membuat kejutan seperti tahun kemarin. Biasanya yang berjuang dari babak kualifikasi itu punya motivasi lebih dan saya yakin Ihsan bakal melakukannya," ujar Achmad Budiharto. 

5 dari 6 halaman

Berry Angriawan/Hardianto

Pasangan ganda putra Indonesia, Berry Angriawan/Hardianto, diprediksi memberikan kejutan di Indonesia Open 2017.

Pasangan ganda putra, Berry Angriawan/Hardianto diprediksi berpotensi membuat kejutan ditilik dari penampilan mereka pada 2017. Berry/Hardianto baru saja meraih gelar di Thailand Terbuka dengan mengalahkan pasangan Jerman, Raphael Beck/Peter Kaesbauer, dengan skor 21-16 dan 21-16.

Gelar tersebut menjadi yang kedua diraih Berry/Hardianto pada 2017. Sebelumnya, mereka sudah meraih gelar di Malaysia Master.

"Ganda putra punya banyak atlet yang berpotensi membuat kejutan. Contohnya, Berry Angriawan/Hardianto. Apalagi mereka akan termovitasi karena masih fresh meraih gelar Thailand Open," kata Herry IP kepada Bola.com di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (6/6/2017).

6 dari 6 halaman

Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon

Pasangan ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, diprediksi memberikan kejutan di Indonesia Open 2017.

Raihan hattrick gelar di awal 2017 yakni All England India Terbuka, dan Malaysia Terbuka, membuat PBSI menetapkan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon menjadi target Indonesia meraih kesuksesan di Indonesia Open 2017. Keduanya diharapkan bisa mengembalikan kejayaan ganda putra di Indonesia Open.

Indonesia Open 2017 menjadi edisi ketiga buat Kevin/Marcus sebagai pasangan. Pada dua edisi sebelumnya, laju pasangan tersebut terhenti di babak kedua.

"Ini menjadi momentum kebangkitan Kevin/Marcus. Setelah meraih tiga gelar di awal tahun kan, mereka belum lagi juara. Saya rasa ini menjadi saat yang tepat bagi mereka dan juga sebagai pemanasan menuju Kejuaraan Dunia,"  kata Herry IP.