3 Negara Jadi Perhatian Timnas Karate pada SEA Games 2017

oleh Zulfirdaus Harahap diperbarui 10 Jun 2017, 04:19 WIB
Atlet tim nasional karate unjuk kebolehan di depan Menpora Imam Nahrawi di Apartemen Belezza, Jakarta, Jumat (9/6/2017).

Bola.com, Jakarta - Pelatih kepala tim nasional karate Indonesia, Philip King, menyebut ada tiga negara yang bakal menjadi ancaman timnya pada SEA Games 2017. Selain Malaysia, King juga mewaspadai Vietnam dan Thailand. 

Advertisement

"Kami baru bisa melihat pemetaannnya nanti setelah mengikuti Kejuaraan Asia. Tahun ini persaingan memang akan berat dan selain Malaysia yang menjadi tuan rumah, Vietnam, dan Thailand juga harus di waspadai," ujar King kepada wartawan di Jakarta, Jumat (9/6/2017).

Meski demikian, King tetap yakin timnas karate bisa memenuhi target yang dibebankan, yaitu dua medali emas. Timnas karate berharap dua medali itu bisa diraih dari nomor kata dan kumite.  

"Saya masih belum bisa mengatakan secara pasti medali itu akan datang dari nomor mana saja. Apakah dari kata dan kumite, apakah dari kata saja atau kumite saja," katanya.

Timnas karate Indonesia proyeksi SEA Games 2017 kini tengah menjalani latihan di Apartemen Belezza, Jakarta. Ada 20 atlet yang kini mengikuti pelatnas.

Rencananya, para atlet yang tergabung dari nomor kata dan kumite itu akan melakukan ujicoba ke luar negeri, yaitu Jepang (kata) dan Prancis (kumite). Mereka juga bakal mengikuti Kejuaraan Karate Asia yang akan berlangsung di Astana, Kazakhstan pada 11-16 Juli 2017.

Target yang dibebani pemerintah terhadap timnas karatek cukup realistis. Pada SEA Games 2013, timnas karate meraih dua emas melalui Jintar Simanjutak dan Umar Syarief yang turun pada nomor kumite. Sementara pada SEA Games 2015, karate tidak dipertandingkan.