Pelatih Kiper Arema Kehilangan Separuh Ruas Jari

oleh Iwan Setiawan diperbarui 15 Jun 2017, 20:15 WIB
Pelatih kiper Arema FC, Yanuar Hermansyah, ditemani Joko Susilo setelah menjalani operasi di Malang. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Bola.com, Malang - Pelatih kiper Arema FC, Yanuar Hermansyah mendapat musibah. Pada Rabu (14/6/2017) malam, dia kehilangan setengah ruas ibu jari kiri. Pelatih yang akrab disapa Begal ini tak sengaja jarinya terseret ketika membersihkan rantai motor.

"Namanya musibah. Tadi sudah jalani operasi. Tapi waktu pertandingan lawan Bali United (17/6/2017) saya akan tetap bersama tim," harapnya.

Meski merasakan sakit dan penyesalan luar biasa, mantan pelatih Persiwa Wamena dan Persela Lamongan ini bisa menutupinya dengan bercanda. Dalam kesehariannya, pelatih yang akrab disapa Begal merupakan sosok yang humoris.

Advertisement

Ketika asisten pelatih Joko Susilo dan Kuncoro menjenguk, mereka masih sempat menjadikan Begal sebagai bahan guyonan. "Saya harus foto bareng sambil buka dompet. Biar seolah-olah saya yang bayar semua biaya pengobatan Begal," canda Kuncoro.

Media officer Arema, Sudarmaji juga tak mau ketinggalan. Divisi Media Officer Arema baru saja mendaftarkan Begal untuk kursus kepelatihan kiper AFC.

"Kalau mau ikut kursus lisensi, harus sehat dan lengkap jasmani. Sekarang Pak Begal sudah tidak bisa ikut karena tidak lengkap jarinya," candanya.

Candaan rekan-rekannya itu justru bisa membuat Begal melupakan rasa sakit setelah operasi. Lantaran dia bisa tertawa meski di ruangan rumah sakit.

Akibt musibah itu, Begal absen dalam satu kali sesi latihan. Pada H-1 Arema meliburkan pemain. Saat absen dalam latihan, asisten pelatih Kuncoro yang jadi mentor sementara Kurnia Meiga dkk.

Pada Kamis (15/6/2017) pagi merupakan yang terakhir Arema sebelum pertandingan melawan Bali United. Setelah pemanasan, latihan kiper lebih banyak langsung taktik dan strategi dengan semua pemain.