Tontowi / Liliyana Menang karena Mampu Atasi Tekanan

oleh Andhika Putra diperbarui 17 Jun 2017, 03:11 WIB
Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir mengaku sempat bermain mental ketika menghadapi pasangan Malaysia.(Bola.com/M Iqbal Ichsan).

Bola.com, Jakarta - Ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, mengaku mental menjadi kunci kemenangan mereka atas pasangan Tan Kian Meng/Lai Pei Jing pada babak perempat final Indonesia Open Super Series Premier 2017, Sabtu (17/6/2017) dini hari WIB. Tontowi/Liliyana berhasil mengatasi tekanan hingga memenangi pertandingan.

Unggulan keenam itu melaju ke babak semifinal setelah mengalahkan Tan/Lai dengan skor 21-18, 21-16. Awalnya mereka sempat belum panas hingga tertinggal 5-0.

Namun, mental pasangan yang akrab disapa Owi/Butet itu tak jeblok. Mereka justru termotivasi untuk mengejar ketertinggalan. Alhasil, peraih medali emas Olimpiade 2016 itu bangkit dan akhirnya memenangi pertandingan.

Advertisement

"Kami sempat bermain mental lawan mereka. Kami sempat unggul, mereka juga mampu unggul poin jauh. Tapi kami berhasil mengatasi tekanan tersebut," ujar Liliyana kepada wartawan, setelah pertandingan.

Liliyana kemudian mengaku cedera lututnya sudah semakin membaik. Meski belum 100 persen fit, Liliyana tetap tampil impresif demi menjaga nama baik tuan rumah. 

"Sejauh ini soal cedera semakin membaik. Saya tidak ingin terlalu memikirkan hal ini karena yang terpenting adalah bagaimana tidak kehilangan fokus ketika di lapangan," tutur Liliyana.

Pada babak semifinal Indonesia Open 2017, Tontowi/Liliyana kembali berhadapan dengan wakil Malaysia. Kali ini, jagoan Indonesia itu bakal bersua Chan Peng Soon/ Yen Wei Peck.