Demi Keamanan Asian Games, SUGBK Bakal Gunakan CCTV Canggih

oleh Zulfirdaus Harahap diperbarui 09 Agu 2017, 06:20 WIB
CCTV canggih bakal dipasang di SUGBK demi mengamankan penyelenggaraan Asian Games 2018. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Jakarta - Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) meningkatkan kualitas dalam segi pengamanan untuk Asian Games dan Asian Paragames 2018. Stadion kebanggaan masyarakat Indonesia itu diklaim bakal menggunakan CCTV (closed circuit television) untuk menjamin keamanan penyelenggaraan event olahraga antarnegara Asia itu.

Advertisement

Project Manager SUGBK, Wikrama Wardana, mengatakan CCTV yang digunakan nanti merupakan jenis terbaru yang memiliki kualitas canggih. Nantinya, CCTV bisa menangkap sejumlah peristiwa secara detail meski dari jangkauan yang cukup jauh.

"CCTV-nya merupakan Avigilon dengan sensor 4K hingga 7K. Merek ini merupakan salah satu yang terbaik," kata Wikrama kepada wartawan di Jakarta, Selasa (8/8/2017).

"Apabila terjadi sesuatu di tiga titik, CCTV ini bisa melakukan pembesaran langsung ke wajah dengan kualitas gambar yang jelas," ujar Wikrama.

CCTV menjadi salah satu teknologi yang digunakan untuk mendukung Asian Games 2018. Sebelumnya, terdapat peningkatan dari segi pencahayan penggunaan berupa lampu LED berkekuatan 2500 lux yang terpasang di atas stadion.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, pun cukup puas dengan sejumlah renovasi yang dilakukan SUGBK. Imam bahkan berharap, ke depannya juga bisa diberlakukan teknologi untuk tiket.

"Nantinya, untuk tiket penonton sendiri harapan kami mendatang yakni kursi sudah ada nomornya. Seperti nonton bioskop. Jadi, suporter bola nanti masuk ke SUGBK sudah sesuai dengan karcis. Dengan one man one ticket, sudah otomatis berpengaruh juga kepada teknologi ticketing," ucap Imam Nahrawi.

"Jadi saya kira, mendatang mesti dikelola secara profesional. Tidak ada lagi model-model yang terjadi seperti kemarin harus lewat calo dan sebagainya. Mulai masuk sampai keluar harus betul-betul diawasi," tegas Imam Nahrawi.