Liga 2: Kandas di Sumenep, Pelatih Persik Tak Mau Lempar Handuk

oleh Gatot Susetyo diperbarui 13 Agu 2017, 05:15 WIB
Pelatih Persik, Sugiantoro, tak mau lempar handuk menyusul kekalahan tim asuhannya dari Perssu, Sabtu (12/8/2017). (Bola.com/Robby Firly)

Bola.com, Sumenep - Hasil buruk dialami Persik Kediri saat tandang ke Stadion A. Yani Sumenep, Madura, Sabtu (12/8/2017). Di luar dugaan, anak asuh Sugiantoro ini dipermak tuan rumah Perssu Real Madura 0-3.

Otomatis posisi Persik di puncak klasemen sementara Grup 6 tergeser karena pada saat bersamaan, Kalteng Putra mengalahkan Persewangi Banyuwangi 1-0 di Stadion Tuah Pahoe, Palangkaraya.

Kendati begitu pelatih Persik, Sugiantoro, belum melempar handuk sebagai tanda menyerah untuk bersaing di papan atas grup ini.

"Saya anggap wajar persaingan ketat seperti ini karena kami ingin tetap di atas, dan tim lain juga seperti itu. Kami masih punya sisa pertandingan yang bisa dimanfaatkan untuk kembali ke papan atas. Yang jelas, kami pantang menyerah hingga akhir kompetisi nanti," kata Sugiantoro.

Advertisement

Mantan bek Timnas Indonesia dan Persebaya ini hanya merasa heran dengan penampilan anak asuhnya yang jauh dari ekspektasi saat kalah di Sumenep.

"Pemain tampil di bawah form. Saya tak tahu, apakah karena mereka merasa di papan atas dan pernah menang telak atas Perssu di Kediri sehingga mereka lengah di lapangan," ucap Sugiantoro.

Kalkulasi secara riil, sebenarnya posisi Perssu berada di papan bawah klasemen. Namun fakta di lapangan, mereka punya motivasi tinggi karena main di kandang sendiri sehingga berhasil menghambat laju Persik.

"Ya, beginilah anak-anak muda. Sejak awal saya sudah menyadarinya. Permainan mereka masih labil. Saya pikir pelatih tim-tim lain pasti mengalami hal seperti itu," ujar Sugiantoro tanpa mau menyalahkan pemainnya.