SEA Games 2017: Panahan Sumbang Emas Ketiga untuk Indonesia

oleh Benediktus Gerendo PradigdoYus Mei Sawitri diperbarui 20 Agu 2017, 16:41 WIB
Pepanah Indonesia, Diananda Choirunisa, berpose usai tampil pada cabang panahan nomor recurve SEA Games di Kuala Lumpur, Minggu (20/8/2017). (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Bola.com, Kuala Lumpur - Panahan kembali menyumbang medali emas untuk Indonesia pada SEA Games 2017. Medali emas ketiga untuk Indonesia dipersembahkan Diananda Choirunisa yang menjuarai perlombaan panahan nomor recurve putri di National Sports Complex, Kuala Lumpur, Minggu (20/8/2017). 

Advertisement

Pada partai final, Diananda menngalahkan pepanah, Filipina, Nicole Marie Tagle, dengan skor 6-4. Emas pun masuk genggaman pepanah putri Indonesia tersebut. 

Pada set pertama, Diananda dan Nicole sama-sama meraih skor 28. Pada set kedua, Diananda sempat tertinggal karena hanya mendapat 27 poin, sedangkan Nicole memperoleh 28 poin. 

Pada set ketiga, kedua pepanah sama-sama mendapat 29 sehingga sama-sama meraih satu poin. Kebangkita pepanah Indonesia tersebut tersaji pada set keempat dan kelima. Pada set kelima, Diananda mendapat dua poin karena unggul 29-24. Begitu juga pada set kelima, Diananda lagi-lagi memperoleh dua dua poin setelah mendapat nilai 28, sedangkan Nicole hanya 24. 

Pada babak kualifikasi nomor recurve putri, Diananda Choirunisa, meneempati posisi pertama dengan skor 650. Dia mengungguli pepanah Filipina, Nicole Marie Tagle (Filipina) dan Thi Phuong Nguyen dari Filipina, yang masing-masing mendapat skor 643 dan 642.

Diandanda dan Nicole yang menempati posisi pertama dan kedua pada kualifikasi sama-sama mendapat bye pada babak 16 besar sehingga langsung lolos ke perempat final.

Keduanya kemudian terus melangkah mulus hingga berhadapan di babak final. Diananda akhirnya meraih emas, sedangkan Nicole kebagian medali perak. 

Panahan telah menyumbangkan tiga medali emas pada SEA Games 2017. Dua medali emas lainnya dipersembahkan dari nomor compound perorangan putra dan putri, masing-masing oleh Sri Ranti (putri) dan Prima Wisnu (putra).