3 Resep Anthony Ginting Menyingkirkan Pemain Peringkat 1 Dunia

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 16 Sep 2017, 14:20 WIB
Ekspresi Anthony Sinisuka Ginting setelah mengalahkan Son Wan-ho pada semifinal Korea Terbuka Super Series 2017, di Seoul, Sabtu (16/9/2017). (PBSI)

Bola.com, Seoul - Tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, mengatakan tekad besar dan tampil menyerang serta fokus jadi kunci mendepak pemain nomor satu dunia, Son Wan-ho, pada semifinal Korea Terbuka Super Series 2017, di Seoul, Sabtu (16/9/2017). 

Advertisement

Melalui pertandingan tiga gim, Anthony bukukan kemenangan 16-21, 21-18 dan 21-13 atas Son. Hasil ini sekaligus memastikan final pertama Anthony di turnamen level super series.

“Menurut saya ini merupakan kesempatan besar untuk tembus ke final. Karena pemain top seperti Lee Chong Wei, Lin Dan, Chen Long, dan Axelsen tidak turun. Saya tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan ini, walaupun tidak gampang juga bisa ke final,” kata Anthony ditemui setelah laga, seperti dilansir situs PBSI. 

Pada gim pertama, Anthony berhasil unggul 11-9 pada interval. Namunm, setelahnya Son mengubah strategi, sehingga Anthony balik tertinggal 11-14, kemudian 14-20. Pemain besutan klub SGS PLN Bandung tersebut akhirnya terpaksa merelakan gim pertama pada posisi 16-21.

“Game pertama sempat lengah dan hilang fokus. Walaupun sempat unggul tapi akhirnya malah kalah,” ujar Anthony.

Beranjak ke gim kedua, Anthony tampil meyakinkan dengan skor 10-1 hingga 11-3 di interval. Namun pertandingan berubah menegangkan saat Son mencoba memperkecil margin poin. Anthony masih tetap memimpin, namun jaraknya semakin tipis menjadi 12-8 dan 13-11. Beruntung Anthony bisa tetap fokus hingga akhirnya menang 21-18.

“Di gim kedua waktu kesusul sempat tegang juga, tapi saya tidak mau memikirkan poin. Yang saya pikir cuma bagaimana cara main saja. Berusaha buat main aman dan jangan mati sendiri. Saya lebih inisiatif buat menyerang duluan, karena dia juga serangannya bagus,” jelas Anthony.

Pada gim ketiga, Anthony yang tertinggal 2-3 di awal, berusaha memacu poin dan meninggalkan Son dengan 11-7, 14-7, dan 19-10. Ia akhirnya menang 21-13 setelah bertanding selama 78 menit.

“Di gim ketiga juga sempat jauh, tapi saya tidak mau mikir poin. Saya terus konsentrasi satu demi satu saja,” imbuh Anthony.

Indonesia berhasil menciptakan all Indonesia final di sektor tunggal putra. Di final, Anthony Sinisuka Ginting akan menghadapi kompatriotnya, Jonatan Christie.