Bekuk Jonatan, Anthony Ginting Raih Titel Super Series Pertama

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 17 Sep 2017, 12:28 WIB
Tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, menundukkan rekan senegaranya, Jonatan Christie, pada final Korea Terbuka Super Series 2017, Minggu (17/9/2017). (PBSI)

Bola.com, Seoul - Anthony Sinisuka Ginting memenangi all Indonesian Final kontra kompatriotnya, Jonatan Christie, pada final tunggal putra Korea Terbuka Super Series 2017, Minggu (17/9/2017). Anthony mengalahkan Jonatan dalam pertarungan alot tiga gim 21-13, 19-21, 22-20. 

Advertisement

Kemenangan tersebut sangat bersejarah bagi Anthony Ginting karena merupakan gelar super series pertama sepanjang kariernya. Titel bersejarah tersebut diraih juga pada final pertamanya pada ajang super series. Jonatan sebenarnya juga mengejar sejarah yang sama. Namun, ambisinya dipatahkan sang kompatriot. 

Ini juga gelar pertama Indonesia di sektor tunggal putra turnamen super series sejak Sony Dwi Kuncoro menjuarai Singapura Terbuka 2016.

Pada pertandingan di SK Handball Stadium, Seoul, Anthony langsung panas sejak awal gim pertama. Dengan mengandalkan permainan yang agresif dengan bola-bola akurat, Anthony dengan mudah mendulang poin demi poin.

Jonatan tampak kesulitan mengimbangi strategi Anthony yang terus menekan. Saat interval, Anthony sudah unggul jauh 11-4.

Dominasi Anthony Ginting tersebut terus berlanjut setelah interval. Upaya Jonatan Christie untuk mengejar poin kerap terhalang oleh kesalahan sendiri yang dilakukannya. Gim ini disudahi dengan kemenangan 21-13 untuk Anthony.

Gim kedua berjalan lebih ketat. Jonatan Christie berusaha bangkit untuk membendung Anthony memenangi dua gim secara langsung. Meski sempat tertinggal 3-7, pemain yang akrab disapa Jojo tersebut mampu menyamakan skor menjadi 7-7.

Setelah skor 8-8 Jonatan mulai di atas angin. Dia mulai bisa membaca permainan Ginting dan balik mengambil alih kendali pertandingan. Jojo terus memimpin pada sisa gim kedua hingga menyegel kemenangan dengan skor ketat 21-19.

Pada gim penentuan, kedua pemain sama-sama ngotot demi mengejar titel pertama di ajang super series. Setelah skor 3-3, Anthony mulai menguasai permainan. Dia terus memimpin hingga unggul 11-7 saat interval.

Setelah interval pertandingan berjalan menarik dan ketat. Jonatan menunjukkan skill bertahan yang bagus sehingga beberapa kali mampu mematahkan smes Anthony. Namun, Anthony juga tak mau kalah. Dia memberikan bola-bola yang sangat merepotkan Jojo.

Meski sempat memimpin 18-14, Anthony terlihat bermain terlalu terburu-buru sehingga memberi celah bagi Jonatan yang mampu menyamakan skor menjadi 18-18. Pada fase krusial tersebut, Jonatan dan Ginting sama-sama terlihat tegang. Namun, Anthony Sinisuka Ginting akhirnya mampu menyudahi perlawanan Jonatan Christie dengan skor 22-20.