Zarco Beda Pendapat dengan Rossi soal Motor Yamaha 2017

oleh Oka Akhsan diperbarui 15 Nov 2017, 19:04 WIB
Pebalap Yamaha Tech 3, Johann Zarco, menjajal motor YZR-M1 2017 untuk pertama kali pada hari pembuka tes MotoGP di Valencia, Spanyol, Selasa (14/11/2017). (GPOne)

Bola.com, Valencia - Pebalap Yamaha Tech 3, Johann Zarco, mengaku tak merasakan hal negatif saat menjajal motor Yamaha YZR-M1 2017 pada hari pembuka post-season test di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Spanyol, Selasa (14/11/2017).

Advertisement

Zarco baru pertama kali menggeber YZR-M1 2017 pada tes Valencia karena memakai motor versi 2016 pada MotoGP 2017. Meski berbekal motor yang berusia setahun lebih tua, Zarco tetap mampu tampil impresif pada musim 2017.

Zarco berhasil meraih penghargaan Rookie of the Year dan menutup musim sebagai pebalap independen terbaik setelah menempati posisi keenam klasemen akhir.

Pebalap asal Prancis itu juga empat kali finis di depan dua pebalap pabrikan Yamaha yang memakai motor YZR-M1 2017, Maverick Vinales dan Valentino Rossi, pada paruh kedua musim.

Saat Zarco tampil konsisten pada paruh kedua musim, Vinales dan Rossi justru keteteran. Performa YZR-M1 2017 yang tak konsisten membuat Vinales dan Rossi kesulitan, terutama di trek basah dan dalam kondisi grip yang rendah. Teknisi Yamaha sudah berusaha memperbaiki kelemahan YZR-M1 2017, tapi usaha tersebut tak membuahkan hasil.

Menariknya, Zarco merasa tak ada yang aneh dengan motor YZR-M1 2017 saat mencobanya pada hari pertama tes Valencia. Dia bahkan merasa YZR-M1 lebih baik dalam segala aspek dibanding motor yang dia gunakan pada musim 2017.

Zarco mengakhiri hari pertama tes Valencia di posisi kedua. Dia hanya kalah 0,200 detik dari Vinales yang menjadi pebalap tercepat. Pada hari pertama tes Valencia, Vinales memakai YZR-M1 2016.

"Saya merasa nyaman dengan motor baru dan tak merasakan hal negatif pada motor. Saya malah merasa motor ini lebih baik daripada motor lama. Saya bisa tampil cepat dengan motor lama, tapi terkadang saya harus mengeluarkan energi ekstra. Dengan motor baru, energi yang saya keluarkan berkurang hingga 30 persen," ujar Zarco kepada Motorsport.

Menurut Johann Zarco, kelebihan YZR-M1 2017 dibanding versi 2016 terletak pada sisi pengereman. "Saya merasa lebih nyaman saat mengerem. Motor terasa lebih stabil dan itu membantu saya lebih rileks saat akan menikung," katanya.

2 dari 2 halaman

Bukan Motor Jelek

Normalnya, Yamaha memberikan motor yang berusia setahun lebih tua untuk tim satelit. Artinya, pebalap Yamaha Tech 3 akan memakai motor YZR-M1 2017 pada MotoGP 2018.

Namun, Rossi sempat menyarankan Zarco menolak YZR-M1 2017 yang membuat pebalap pabrikan kesulitan pada paruh kedua musim 2017. Vinales menambahkan YZR-M1 2017 berpotensi memberikan masalah besar buat Zarco.

Setelah menjajal YZR-M1 2017 di Valencia, Zarco merasa tak ada alasan menolak motor tersebut. Di mata Zarco, YZR-M1 2017 punya potensi besar, terutama jika melihat performa apik Vinales pada awal MotoGP 2017 dengan memenangi dua seri pembuka musim.

"Pebalap pabrikan baru mengalami masalah pada paruh kedua musim. Mungkin karena itu muncul komentar negatif. Namun, mereka juga sempat memperlihatkan performa hebat, jadi kami tak bisa mengatakan YZR-M1 motor yang jelek," kata Johann Zarco.

Berita Terkait