Kevin / Marcus Buka-bukaan soal Pasangan

oleh Oka Akhsan diperbarui 20 Nov 2017, 22:45 WIB
Ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, berbicara di hadapan awak media setelah memenangi laga final China Terbuka Super Series Premier 2017 di Fuzhou, China, Minggu (19/11/2017). (PBSI)

Bola.com, Fuzhou - Ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, membagi rahasia kesuksesan mereka mendominasi turnamen level super series pada 2017.

Advertisement

Sepanjang tahun ini, Kevin/Marcus sudah tujuh kali masuk final. Hasilnya, pasangan ranking 1 dunia itu lima kali meraih gelar, masing-masing pada All England, India Terbuka, Malaysia Terbuka, Jepang Terbuka, dan China Terbuka. Mereka hanya dua kali jadi runner-up pada Korea Terbuka dan Denmark Terbuka.

Sudah mencatat banyak prestasi, Kevin/Marcus tak berpuas diri. Mereka mampu menjaga motivasi dan selalu lapar akan gelar.

"Kami selalu mau memberi yang terbaik dan berusaha maksimal di lapangan," kata Kevin seperti dikutip dari situs resmi PBSI, Senin (20/11/2017).

"Kami juga tak cepat puas dengan pencapaian kami. Kami selalu ingin lebih dari sebelumnya," ujar Marcus.

Kevin/Marcus saling melengkapi saat berada di lapangan. Masing-masing punya peran masing-masing. Kevin mengatur ritme di depan, sedangkan Marcus menyerang dari belakang.

"Kalau menurut saya kelebihan Koh Sinyo (Marcus) itu dia punya tenaga yang kencang untuk mematikan lawan," kata Kevin.

"Mengenai Kevin, dia sangat cepat dan punya refleks bagus di lapangan," ujar Marcus menimpali.

Kevin/Marcus menyamai catatan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan dan pasangan Korea Selatan, Lee Yong-dae/Jung Jae-sung, yang juga pernah meraih lima gelar super series. Ahsan/Hendra melakukannya pada 2013, sedangkan Lee/Jung pada 2009.

Pasangan Korea Selatan, Lee Yong-dae/Yoo Yeon-seong, masih memegang rekor peraih gelar super series terbanyak dalam setahun sektor ganda putra dengan enam titel pada 2015.

Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon berpeluang melewati pencapaian Lee/Yoo karena masih akan bertanding pada dua turnamen super series tersisa tahun ini, yaitu Hong Kong Terbuka (21-26 November) dan Final Super Series di Dubai, UEA (13-17 Desember).

Berita Terkait