Ini Penjelasan Manajemen Persib soal Eka Ramdani

oleh Muhammad Ginanjar diperbarui 13 Des 2017, 22:06 WIB
Pemain Persela Lamongan, Eka Ramdani saat melawan PS TNI pada lanjutan Liga 1 Indonesia 2017 di Stadion Pakansari, Bogor, Sabtu (27/5/2017). (Bola.com/Nicklas Hanoatubun)

Bola.com, Bandung - Kehadiran Eka Ramdani dalam sesi latihan Persib Bandung di Lapangan Sesko AD, Jalan Gatot Subroto Bandung, Rabu (13/12/2017) masih menimbulkan pertanyaan. 

Pelatih Roberto Carlos Mario Gomez enggan menyebutkan bahwa Eka Ramdani merupakan pemain atas rekomendasinya. Eka mengatakan bahwa kehadirannya hanya untuk berlatih karena ada ajakan dari pelatih fisik Yaya Sunarya.

Advertisement

Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Kuswara S. Taryono juga menutup rapat dengan status Eka Ramdani di Persib.

"Semua kita serahkan kepada Gomez. Nanti Gomez yang menentukan. Saya tidak mau terlalu banyak bicara. Tentang penggawa Persib kedepannya, manajemen menyerahkan kepada Gomez," ungkap Kuswara di Mes Persib, Jalan Ahmad Yani Bandung, Rabu (13/12/2017).

Menurutnya, Gomez cukup jeli dalam melihat penampilan para pemain. Tak hanya ingin melihat kualitas pemain dari rekaman video, pelatih berusia 60 tahun itu ingin melihat secara langsung agar perekrutan yang dilakukan tidak sia-sia.

"Ini baru latihan perdana, beri kesempatan Gomez untuk melihat secara langsung. Karena sebelumnya hanya melihat dari video. Maka lebih baik tunggu saja apa keputusan Gomez nanti," tegasnya.

Tak hanya Eka Ramdani, hal itu dikatakan Kuswara akan diberlakukan untuk dua penggawa asingnya, Michael Essien dan Ezechiel Aliadjim N'Douassel.

"Seperti yang dikatakan Gomez. Dia tidak melihat pemain itu bintang atau bukan. Yang penting kebersamaan tim. Jadi tidak perlu khawatir karena melihat rekam jejak Gomez, dia bisa diandalkan," pungkasnya.

Sejauh ini, baru 16 pemain yang baru melakoni sesi latihan bersama Persib. Mereka adalah I Made Wirawan, M Natshir, Imam Arief Fadilah, Supardi, Tony Sucipto, Wildansyah, Henhen Herdiana, Ahmad Subagja Basith, Gian Zola Nasrulloh, Atep, Fulgensius Billy Paji Keraf, Puja Abdillah, Agung Mulyadi, Dedi Kusnandar, Jajang Sukmara dan Eka Ramdani.