Bek Bali United Belum Tertarik Berkiprah di Thailand

oleh Iwan Setiawan diperbarui 25 Des 2017, 11:31 WIB
Bek Bali United, I Made Andhika Wijaya. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Bola.com, Denpasar - Bek muda Bali United, I Made Andhika Wijaya, mengaku belum tertarik menjajal peruntungan ke Thailand. Sang pemain menyatakan masih ingin melanjutkan kiprah bersama Bali United. 

Advertisement

Andhika Wijaya sempat jadi sorotan media setelah mendapat rekomendasi dari top scorer Liga 1 2017, Sylvano Comvalius, untuk mengikuti jejaknya bermain di Liga Thailand bersama Suphanburi FC.

Kompetisi di Thailand memang menyediakan slot untuk merekrut pemain asal Asia Tenggara. Nam Andhika disebut-dsebut oleh Comvalius karena dianggap punya potensi bagus. Musim lalu, bek berusia 21 tahun tersebut bermain dalam 25 pertandingan.

Comvalius melihat langsung bakat Andhika saat sama-sama membela Bali United musim lalu. Namun pemain jebolan PS Badung itu mengaku belum tertarik untuk merantau ke Thailand.

Dia lebih memprioritaskan bermain sekaligus menimba ilmu di Bali United hingga tiga musim ke depan, atau sesuai dengan sisa kontraknya bersama tim berjuluk Serdadu Tridatu tersebut.

"Saya tidak berkomunikasi dengan Comvalius tentang bermain di Thailand. Hanya tahu dari berita saja. Tapi saya lebih fokus bermain untuk Bali United," jelas Andhika, kepada Bola.com, Senin (25/12/2017). 

Andhika juga dikabarkan diminati klub Indonesia, seperti Bhayangkara FC dan Arema FC. Namun, dua klub itu harus gigit jari karena sang pemain menerima perpanjangan kontrak dari Bali United.

Musim depan, putra dari asisten pelatih Bali United, I Made Pasek Wijaya, ini kemungkinan besar jadi pemain inti. Apalagi, pesaingnya di bek kanan musim lalu, Hasim Kipuw, memilih hengkang pada tahun ini.

Tapi, Andhika tidak ingin berpuas diri. Saat Bali United meliburkan tim hingga 3 Januari, dia masih latihan sendiri dibawah arahan ayah dan pamannya.

"Saya harus tambah terus latihan saat libur seperti ini. Biar waktu latihan dimulai kembali kondisi tidak turun," jelasnya.

Andhika memahami jika kelebihannya sebagai pemain muda ada pada stamina. Sehingga dia harus terus menjaganya dengan latihan rutin. Kebetulan ayahnya juga punya program latihan khusus untuknya. "Kadang ke lapangan dekat rumah. Selain itu ke tempat fitnes," sambung bek Bali United tersebut. 

Berita Terkait