Main di Liga 3, Persiba Banjir Lamaran Pelatih

oleh Ronald Seger Prabowo diperbarui 06 Jan 2018, 13:41 WIB
Kahudi Wahyu melamar ke Persiba Bantul. (Bola.com/Ronald Seger)

Bola.com,Bantul - Berkompetisi di Liga 3 tak membuat pesona Persiba Bantul memudar. Sebagai mantan juara Divisi Utama dan pernah menghuni ISL, tim Laskar Sultan Agung justru dibanjiri pelatih pelamar.

Manajer Persiba, Endro Sulastomo menjelaskan, setidaknya ada empat pelatih yang menyatakan ingin jadi nahkoda. Mereka eks juru taktik PSCS Cilacap, Gatot Barnowo, M Hasan (Persinga Ngawi), Kahudi Wahyu (Sragen United), dan mantan pelatih Persiba musim lalu, Hidayat.

Advertisement

''Kami cukup senang dengan ketertarikan keempat pelatih ini untuk membesut Persiba musim depan. Ini menandakan bahwa, meski kami terdegradasi, nama Persiba masih diperhitungkan oleh pelatih-pelatih nasional. Ini jelas menjadi semangat dan modal besar bagi kami untuk membentuk tim ini lebih baik kedepannya,'' kata dia, Sabtu (6/1/2018).

Pria yang juga anggota DPRD Bantul ini menilai empat pelatih tersebut memiliki kemampuan melatih cukup bagus dan punya rekam jejak yang cukup mumpuni. Termasuk Gatot yang sukses membawa PSCS juara Indonesian Soccer Championship (ISC) B 2016.

''Mereka adalah pelatih Liga 2 musim lalu. Dari keempatnya, memang nama Gatot tergolong paling dikenal publik Bantul karena membesut PSCS saat juara ISC B, tapi semua akan pertimbangkan secara bersama kedepannya,'' tutur Endro.

Meski demikian, Endro mengaku belum bisa memastikan langkah lanjutan yang akan dilakukannya atas ketertarikan dari keempatnya. Terlebih belum adanya kepastian gambaran kompetisi musim depan, apakah masih menggunakan format seperti tahun 2017 atau ada format baru yang akan digulirkan.

Menurut Endro, manajemen baru akan bisa melangkah setelah adanya kejelasan mengenai format kompetisi yang rencananya akan dibahas pada Kongres PSSI tanggal 13 Januari mendatang.

''Kepastiannya setelah Kongres PSSI 13 Januari besok. Seperti apa kompetisinya, kami akan tunggu dulu sebelum melangkah. Kami tidak ingin gegabah,'' tegasnya.

Berita Terkait