Momen Alfonsius Kelvan Bernostalgia di Lapangan Persebaya

oleh Aditya Wany diperbarui 08 Jan 2018, 12:15 WIB
Alfonsius Kelvan bernostalgia di Lapangan Persebaya. (Bola.com/Aditya Wany)

Bola.com, Surabaya - Lapangan Persebaya bukan tempat asing bagi para pemain Persebaya Surabaya. Mereka sempat melakoni latihan di lapangan yang terletak di Jalan Karanggayam No. 1, Surabaya tersebut, pada musim 2017.

Terlebih, beberapa pemain mengawali karier sepak bola di lapangan ini. Setidaknya ada 10 pemain yang merupakan jebolan kompetisi internal Persebaya, menggunakan lapangan yang kerap disebut Karanggayam itu.

Kini ada satu lagi tambahan pemain yang merupakan produk internal Persebaya. Dia adalah kiper Alfonsius Kelvan. Eks kiper Bali United itu juga bergabung dalam latihan Persebaya yang berlangsung pada Minggu sore (7/1/2018).

Advertisement

Selama ini Alfon belum pernah bergabung dengan Persebaya senior. Pemain yang akrab disapa Alfon lebih banyak menghabiskan karier di klub luar Jawa. Setidaknya ada empat klub, yaitu Persepam Madura United, Pelita Bandung Raya, Persiba Balikpapan, dan Bali United yang pernah menggunakan jasanya.

Sebagai pemain jebolan internal Persebaya, jelas bukan hal yang baru baginya. Sebab, Lapangan Persebaya merupakan tempat yang dipakai untuk menggelar kompetisi tersebut. Dia memulai petualangan bersama Fatahillah 354.

Berbeda dengan pemain lainnya, Alfon sudah lama tidak ke Lapangan Persebaya. Kali terakhir dia bertanding di lapangan itu pada 2010. Artinya, ia sudah lebih tujuh tahun lamanya meninggalkan tempat dirinya mempelajari hal-hal tentang sepak bola.

"Saya mulai 2008 sampai 2010 di Fatahillah. Selama itu saya bersama klub internal dan bertanding di lapangan ini. Tapi, sempat juga tanding di Gelora 10 November. Letaknya juga dekat dari sini," kata kiper 28 tahun itu kepada Bola.com.

Wejangan Kiper Senior dan Wisma Eri Irianto

Kenangan lain terjadi saat dia masuk skuat Persebaya U-21 di ISL U-21 pada musim 2009-2010. Dia sempat mendapat wejangan dari dua kiper Persebaya saat itu, Endra Prasetya dan Deny Marcel.

"Mereka sering memberikan pelajaran dan cara jadi kiper yang bagus. Malah, Deny Marcel sempat kasih sarung tangan miliknya. Pokoknya kalau bertemu Endra dan Deny itu senang bisa banyak cerita," imbuh Alfon.

Alfon mengaku kerap kali bertemu dengan dua kiper tersebut saat berlatih di Lapangan Persebaya. Dia juga sempat berangan-angan bisa tinggal di Wisma Eri Irianto, mes yang terletak di depan lapangan tersebut.

"Sebuah kebanggaan besar kalau bisa tinggal di mes itu. Saya sering lihat pemain tim senior menonton kami (Persebaya U-21) latihan. Saya pun sangat ingin sekali bisa tinggal di situ karena itu artinya saya masuk skuat senior," ucapnya.

Sekarang kans Alfon untuk masuk skuat Persebaya terbuka lebar. Dia memang datang dengan status sebagai pemain trial. Keputusan penandatanganan kontrak perlu dibicarakan dengan pelatih Persebaya, Angel Alfredo Vera.

Sejauh ini dia ingin terus menunjukkan penampilan yang apik di depan pelatih kiper, Miftahul Hadi. Jika resmi meneken kontrak, Alfonsius Kelvan akan melengkapi slot penjaga gawang Persebaya yang saat ini masih diisi Miswar Saputra dan Dimas Galih.