Madura United Berniat Pinjamkan Dane Milovanovic

oleh Aditya Wany diperbarui 12 Jan 2018, 05:15 WIB
Gelandang Madura United, Dane Milovanovic, melakukan selebrasi usai menjebol gawang PS TNI pada laga Liga 1 Indonesia di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (18/9/2017). Madura United menang 3-2 atas PS TNI. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Bangkalan - Gelandang Dane Milovanovic sangat mungkin untuk meninggalkan Madura United musim 2018. Namanya tidak termasuk dalam skuat yang dirilis oleh Madura United di Hotel Shangri-La, Surabaya, Rabu (10/1/2018) malam. 

Dari 24 pemain, hanya ada tujuh nama pemain tengah yang diumumkan oleh Laskar Sape Kerap. Mereka adalah Slamet Nurcahyo, Asep Berlian, Rizky Dwi Febrianto, Irsan Lestaluhu, Lucky Wahyu, Nuriddin Davronov, dan Raphael Maitimo.

Advertisement

Menurut Manajer Madura United, Haruna Soemitro, manajemen klub telah memutuskan untuk tidak menggunakan jasa Milovanovic lagi. Sebab, pemain asal Australia itu tidak memenuhi persyaratan medis. 

“Dane Milovanovic sudah melalui kajian medis dan kami pastikan tidak akan bersama Madura United lagi,” kata Haruna. 

Saat ini, pemain berjuluk The Batman Face itu memang masih dalam kondisi cedera bahu. Dia bahkan sempat menjalani operasi untuk penyembuhan bahunya tersebut. 

Padahal, Milovanovic masih memiliki kontrak bersama Madura United sampai November 2018. Oleh sebab itu, gelandang 28 tahun itu akan dilepas dengan status pinjaman. 

“Kontraknya sampai 2018 dan kami cari alternatif untuk pinjamkan ke klub Liga 1 atau lainnya. Sekarang pilihannya ada di kami. Kami akan bertanggung jawab terhadap kariernya untuk musim yang akan datang,” imbuh Haruna. 

Sebenarnya, Milovanovic termasuk dalam pemain yang memberikan kontribusi bagus untuk Madura United. Dia menjadi andalan di lini tengah bersama Slamet Nurcahyo. Dari 15 pertandingan, dia juga menyumbang lima gol dan satu assist.

Namun, Madura United juga telah menemukan pengganti untuk slot pemain asing asal negara anggota AFC. Dia adalah Nuriddin Davronov, gelandang timnas Tajikistan.