Respons Klub soal Jadwal Liga 1 Mundur

oleh Nandang PermanaAditya Wany diperbarui 16 Feb 2018, 20:15 WIB
Madura United seusai menggelar uji coba perdana di Stadion Gelora Bangkalan, Selasa (26/12/2017). (Bola.com/Aditya Wany)

Bola.com, Jakarta - Kick-off Liga 1 2018 yang semula dijadwalkan pada 3 Maret, mundur menjadi 10 Maret. Hal itu membuat Madura United gusar. Menurut Manajer Madura United, Haruna Soemitro, PT LIB kerap bertindak seenaknya tanpa mempertimbangkan nasib klub yang turut serta berkompetisi. 

“Klub tidak pernah sekalipun diajak bicara, tiba-tiba ada kabar jadwal diundur. Kalau begitu, kira-kira liga ini jadi atau tidak kan kita juga tidak tahu,” kata Haruna.

Advertisement

Selama ini, lanjut Haruna, keputusan menentukan jadwal Liga 1 memang tidak pernah disepakati dengan ikatan hukum. Oleh sebab itu, operator liga kerap mengubah jadwal. 

“Beberapa kali ada yang tanya tanggapan Liga 1 diundur. Siapa bilang mundur? Mulainya saja kami tidak tahu. Saat ini, klub juga bingung memulai program. Madura United minggu depan mulai menggaji pemain. Kontrak sudah bergulir bulan Februari. Kalau seperti itu Madura sudah terikat secara hukum dengan pemain,” terang mantan Ketua Asprov PSSI Jawa Timur itu. 

Terkait hal ini, Chief Operating Officer PT LIB, Tigorshalom Boboy, sempat mengatakan bahwa pihaknya menunggu kesepakatan kerja sama dengan televisi dan sponsor.

Sementara itu, PS Tira memanfaatkan mundurnya kick-off untuk memperpanjang persiapan. Menurut Manajer PS TIRA, Mayjen Rudi Yulianto PS Tira akan melakoni uji coba melawan Villa 2000 dan juga Barito Putera pada 22 Februari di Lapangan BAIS, Kota Bogor.

"Kami memandang positif saja dengan perubahan jadwal Liga 1 2018. Kami mempunyai waktu yang cukup panjang untuk lebih mematangkan lagi persiapan dengan melakukan beberapa uji coba," kata Rudi Yulianto kepada bola.com, Jumat (16/2/2018).