Pelatih PSM Sebut Persela Tampil Lebih Efektif

oleh Abdi Satria diperbarui 06 Apr 2018, 22:45 WIB
Striker PSM, Guy Junior, tertunduk saat Juku Eja kalah dari Persela di Stadion AMM, Makassar, Jumat (6/4/2018). (Bola.com/Abdi Satria)

Bola.com, Makassar - PSM Makassar gagal mencetak tiga kemenangan beruntun pada awal Gojek Liga 1 bersama Bukalapak. Tim Juku Eja justru takluk 2-3 dari tamunya, Persela Lamongan, di Stadion Andi Mattalatta Mattoangin, Makassar, Jumat (6/4/2018).

Pelatih PSM, Robert Alberts, pada jumpa media seusai pertandingan mengungkapkan skuatnya sudah berusaha tampil baik. Terutama di babak kedua. "Tapi, Persela bermain lebih efektif dan mendapatkan dua golnya lebih dulu," kata Robert.

Robert menilai serangan balik Persela terlihat bagus karena lini belakang Juku Eja tidak tampil optimal dalam menghalaunya. "Penampilan Rivky Mokodompit sebagai kiper pada malam ini jauh di bawah performa terbaiknya. Ini akan menjadi catatan saya untuk menghadapi laga selanjutnya," tutur Robert.

Robert punya alibi terkait keputusannya menurunkan Guy Junior lebih dulu ketimbang Ferdinand Sinaga. "Saya sudah katakan Ferdinand belum siap tampil 90 menit. Saya sengaja memainkan dia di babak kedua. Terbukti serangan kami lebih tajam. Kami hanya tidak memiliki keberuntungan dalam mendapatkan gol," tegas Robert.

Advertisement

Pelatih asal Belanda ini juga memberi argumen mengapa dirinya baru memasukkan Zulham Zamrun dan Rasyid Bakri pada pertengahan babak kedua.

"Ini ada kaitannya dengan kondisi Willy (Pluim). Saya sengaja tidak cepat melakukan pergantian untuk mengantisipasi andai kondisi dia menurun," kata Robert.

Robert mengaku penampilan Pluim yang baru pulih dari demam tinggi tidak optimal. "Dia (Pluim) sudah berusaha keras untuk membawa PSM menang. Tapi, memang dia tidak berada dalam bentuk permainan terbaiknya," kata Robert.

Robert tidak menampik skuatnya terkesan memandah remeh Persela, yang belum pernah menang pada dua laga awal.

"Mungkin itu salah satu faktor. Tapi, saya tegaskan, kami sudah melakukan persiapan untuk menghadapi Persela. Itulah sepak bola, kadang hasil tidak sesuai harapan kita," tutur Robert.

Hal senada dikatakan Zulkifli Syukur. Mantan kapten Timnas Indonesia senior ini berharap PSM lebih fokus menghadapi laga selanjutnya.

"Tidak ada yang patut disalahkan pada pertandingan. Dalam sepak bola, kalah atau menang adalah hasil tim bukan perorangan. Kami minta maaf kepada suporter PSM," timpal Zulkifli.