Bek Persipura Minta Keadilan PSSI soal Kepemimpinan Wasit Laga Kontra Persija

oleh Benediktus Gerendo Pradigdo diperbarui 26 Mei 2018, 12:35 WIB
Pemain Persipura Jayapura, Boaz Atururi saat melawan Persija pada lanjutan Liga 1 Gojek bersama Bukalapak di Stadion Pakansari, Bogor, (25/5/2018). Persija menang 2-0. (Bola.com/Nick Hanoatubun)

Bola.com, Cibinong - Persipura Jayapura menelan kekalahan saat menghadapi Persija Jakarta di pertandingan pekan ke-10 Gojek Liga 1 bersama Bukalapak di Stadion Pakansari, Cibinong, Jumat (25/5/2018).

Bek Persipura, Boas Artururi, memberikan selamat kepada Persija atas kemenangannya, tetapi juga meminta agar PSSI memberikan keadilan dengan memberikan hukuman kepada wasit-wasit yang kerap memberikan keputusan yang salah.

Persipura kalah 0-2 dari Persija lewat gol yang dicetak oleh Marko Simic dan Novri Setiawan. Dalam pertandingan tersebut, Persipura tidak mampu keluar dari tren negatif. Mereka belum satu kali pun meraih kemenangan ketika menjalani laga tandang.

 

Advertisement

Boas Artururi tak ragu untuk memberikan selamat kepada Persija yang meraih kemenangan. Namun, pada saat yang sama pemain berusia 27 tahun itu seakan tak bisa memendam kekesalan terhadap wasit yang memimpin pertandingan lantaran sejumlah keputusan yang dianggapnya tidak adil.

Keputusan yang dimaksud oleh Boaz adalah ketika striker Persija, Marko Simic, beberapa kali melakukan dorongan dan sikutan kepada pemain Persipura, termasuk dirinya, namun wasit tidak memberikan hukuman dan membiarkan pertandingan tetap berjalan.

Boaz pun berharap PSSI, terutama Komisi Disiplin, mulai bersikap adil dengan tidak hanya memberikan hukuman kepada klub dan pemain yang melakukan pelanggaran, tetapi juga wasit yang tidak berlaku adil di lapangan.

"Selamat untuk Persija yang memperoleh hasil yang bagus dalam pertandingan ini. Namun, di sini saya ingin menyampaikan bahwa saya menyesalkan sejumlah keputusan wasit dalam pertandingan," ujar Boas Artururi setelah pertandingan berakhir.

"Saya tadi mendapatkan sikutan dari pemain Persija, begitu pun dengan Kakak Ian Louis Kabes. Namun, bukan hanya di pertandingan ini saja. Ketika kami bermain di Bandung ada pemain asing kami yang melakukan pelanggaran seperti itu langsung diberikan hukuman. Saya mohon PSSI bisa memberikan keadilan terhadap masalah seperti ini," tegas bek Persipura itu.

Pemain asing Persipura yang dimaksud oleh Boas Artururi adalah Abdoulaye Maiga yang akhirnya mendapatkan hukuman larangan bermain selama empat pertandingan dari Komdis PSSI lantaran sikutan yang dilakukannya terhadap pemain asing Persib, Bojan Malisic. Namun, Persipura juga mengeluhkan kepemimpinan wasit yang membiarkan Marko Simic melakukan pelanggaran seperti itu.