Peluang Emas Terbuang, Pelatih Bali United Segera Melakukan Evaluasi

oleh Aditya Wany diperbarui 04 Jun 2018, 19:15 WIB
Bali United saat melawan Madura United di Stadion Gelora Bangkalan, Bangkalan (3/6/2018). (Bola.com/Aditya Wany)

Bola.com, Bangkalan - Bali United hanya mendapat satu poin saat bertandang ke markas Madura United. Laga yang berlangsung di Stadion Gelora Bangkalan, Bangkalan, Minggu malam (3/6/2018) itu berakhir dengan skor 2-2.

Namun, klub berjulukan Serdadu Tridadu itu sebenarnya punya peluang besar untuk memenangi pertandingan pekan ke-12 Gojek Liga 1 bersama Bukalapak itu. Peluang itu mereka dapat pada menit akhir atau injury time babak kedua.

Saat itu, penyerang Nyoman Sukarja memberi umpan terobosan kepada Stefano Lilipaly. Dribel Lilipaly di sisi kanan berhasil memancing kiper Madura United, Angga Saputra, untuk keluar dari sarangnya.

Advertisement

Tak menunggu lama, Lilipaly kemudian mengirimkan umpan tarik kepada Sukarja yang berdiri tanpa pengawalan di dalam kotak penalti Madura. Hanya, tembakan Sukarja melenceng ke sisi kanan gawang.

Melihat hal itu, pelatih Bali United, Widodo Cahyono Putro, ingin melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi tim asuhannya. Terutama, fisik pemain yang terlihat menurun dengan jadwal padat di Liga 1 seperti sekarang ini.

"Saya belum tahu kondisinya seperti apa. Kami akan lihat dengan dokter tim juga apakah pemain kekurangan cairan atau bahkan cedera benturan. Yang pasti kami akan menganalisis dari hasil rekaman dan evaluasi," ujar eks pelatih Sriwijaya FC itu.

 

2 dari 2 halaman

Kerap Kedodoran

Widodo tidak menyalahkan kinerja pemainnya, karena gagal memanfaatkan peluang adalah hal yang wajar. Namun, perlu analisis lebih dalam untuk memahami kondisi fisik atau mental Fadil Sausu dkk.

Duel Madura United vs Bali United di Stadion Bangkalan, Bangkalan, Minggu (3/6/2018). (Bola.com/Aditya Wany)

Secara singkat, pelatih berusia 47 tahun itu sebenarnya bisa melakukan evaluasi terhadap laga ini. Dia melihat ada beberapa hal yang masih kurang sesuai dengan instruksinya.

Namun, Widodo juga harus melihat hasil tiga laga terakhir timnya juga. Dia gagal membawa Bali United dalam tiga beruntun. Sebelumnya, Serdadu Tridatu ditahan 0-0 oleh Persib Bandung (27/5/2018) dan kalah 0-2 dari Borneo FC (23/5/2018).

"Saat transisi dari menyerang ke bertahan, kami sering kedodoran begitu kena serangan balik. Lalu, kombinasi di depan gawang juga kurang. Nanti akan kami pelajari dan dilatih supaya ke depan lebih bagus. Mudah-mudahan kondisi bisa bagus dan Bali United bisa dapat poin di pertandingan berikutnya," tutur Widodo.