Jepang Bermain Buruk Seperti Lelucon

Oleh Tim Boladotnet diperbarui 29 Jun 2018, 00:44 WIB
Pemain Polandia, Rafal Kurzawa berusaha melewati adangan para pemain Jepang pada laga terakhir grup H di Volgograd Arena, Volgograd, Rusia (28/6/2018). Jepang kalah 0-1 dari Polandia. (AP/Andrew Medichini)

Bola.com, Jakarta Timnas Jepang sukses mendapatkan satu tempat di babak 16 besar Piala Dunia 2018. Namun, sebuah kritik tajam dilayangkan oleh Mark Lawrenson yang menyebut Jepang lolos dengan cara seperti lelucon.

Jepang lolos ke babak 16 besar dengan status penghuni posisi kedua Grup H dengan empat poin. Jepang berada di posisi kedua karena unggul poin fair play atas Senegal.

Advertisement

Pada laga terakhir, Jepang kalah dengan skor 0-1 atas Polandia (28/6/2018). Cara Jepang memainkan laga ini yang mendapatkan kritik pedas dari Lawrenson dan dianggap sebagai cara yang sangat buruk bak sebuah lelucon.

Di menit-menit akhir laga melawan Polandia, Jepang bermain dengan tempo yang lambat. Tim arahan Akira Nishino tersebut lebih banyak memainkan bola di wilayah permainan sendiri dan tidak mengambil resiko menyerang.

Lawrenson, salah satu pundit BBC Sport, menyebut permainan yang diperagakan Jepang tersebut menjadi yang sangat buruk.

"Itu adalah permainan yang sangat buruk sekali dan itu justru berubah jadi sebuah lelucon. Harus ada cara lebih baik untuk menentukan klasemen di Piala Dunia. Kartu kuning? Maaf, tidak," ucap Lawrenson.

2 dari 3 halaman

Jepang Tak Ingin Menang

Aksi pemain Polandia, Grzegorz Krychowiak (tengah) menghalau bola dari kejaran pemain Jepang pada laga terakhir grup H di Volgograd Arena, Volgograd, Rusia (28/6/2018). Jepang kalah 0-1 dari Polandia. (AP/Andrew Medichini)

Senada dengan Lawrenson, Leon Osman juga melayangkan kritik pedas pada cara bermain Jepang. Kolega Lawrenson di BBC Sport menilai permainan Jepang berubah saat Makoto Hasebe dimasukkan pada menit ke-82.

"Mereka memasukkan Hasebe dan dia memperlambat permainan. Dia bilang pada timnya telah menang lewat kartu kuning dan berkata pada teman-temannya untuk bermain lebih lambat," buka Osman.

"Mereka benar-benar mengatur pada lima atau enam menit akhir dari permainan. Kedua tim mundur dan tidak benar-benar ingin menekan. Ini menjadi sebuah akhir yang buruk. Jepang bermain buruk," tegas eks pemain Everton.

3 dari 3 halaman

Klasemen Akhir Grup H

Kolombia berada di puncak klasemen akhir Grup H. Radamel Falcao dan kawan-kawan berada di puncak klasemen dengan raihan enam poin. Pada laga terakhir, Kolombia menang dengan skor 1-0 atas Senegal.

Jepang dan Senegal mendapatkan poin yang sama, empat poin. Kedua tim juga punya selisih gol yang sama, 0 gol [4 gol dan 4 kebobolan]. Jadi, penentuan tim di posisi kedua ditentukan lewat aturan fair play.

Jepang baru mendapatkan empat kartu kuning dan Senegal menerima enam kali kartu kuning. Jepang berada di posisi kedua dan lolos ke babak 16 besar. Senegal ada di posisi ketiga dan Polandia di posisi juru kunci dengan tiga poin.

Berikut Klasemen Akhir Grup H: