Kesan Sutiyono saat Ditunjuk Jadi Pembawa Obor Asian Games 2018 di Lampung

oleh Muhammad Ivan Rida diperbarui 06 Agu 2018, 17:40 WIB
Atlet legendaris Indonesia, Sutiono (kiri), Abdul Rojak dan Alexander Pulalo, saat pawai obor Asian Games XVIII di Palembang, Sumatra Selatan, Sabtu (4/8/2018). Sebanyak 53 kota di Indonesia akan dilalui oleh obor Asian Games. (Bola.com/Reza Bachtiar)

Bola.com, Jakarta - Mantan atlet sepeda balap nasional, Sutiyono, mengaku senang menjadi bagian dalam torch relay (pawai obor) Asian Games 2018, di Lampung, Selasa (7/8/2018). Peraih medali emas Sea Games 1979 itu mengaku bangga memiliki kesempatan melakukan hal tersebut.

Advertisement

"Saya tentunya senang karena memiliki kesempatan untuk memotivasi para atlet kita di Asian Games nanti, melalui pawai obor ini. Saya juga bangga karena ini adalah kesempatan yang mungkin tidak datang dua kali," kata Sutiyono kepada Bola.com.

Kendati pengalaman pertama, Sutiyono mengaku tidak terbebani. Dia mengatakan kirab obor nanti hanyalah sebatas aksi dukungannya dalam menyukseskan Asian Games 2018.

"Saya sejujurnya tidak gugup karena ini hanya sebatas mendukung Asian Games. Saya tidak gugup apapun karena tidak memiliki target dalam pawai obor nanti," ujar Sutiyono. 

Sutiyono kemudian berpesan kepada seluruh atlet Indonesia agar tidak gampang menyerah di Asian Games 2018. Dia ingin agar para atlet mendapat hasil yang terbaik agar dapat mengharumkan nama bangsa.

"Kita harus berjuang semaksimal mungkin untuk mendapatkan hasil yang terbaik. Para atlet harus memiliki tekad untuk menang. Di olahraga ini semuanya bisa terjadi. Apalagi kita banyak mendapatkan dukungan dari masyarkat Indonesia," tutur Sutiyono. 

Sutiyono merupakan atlet veteran Tanah Air yang bekerja sama dengan Grab dalam kampanye Kemenangan Itu Dekat. Grab berharap kehadiran Sutiyono bisa berbagai inspirasi, mengobarkan beragam nilai sportivitas, dan fair play bagi atlet Tanah Air yang akan berlaga di Asian Games 2018.