Perjuangan Pedagang Kaki 5 Mengais Rezeki Jelang Duel Timnas Indonesia U-23 Kontra Palestina

oleh Ario Yosia diperbarui 15 Agu 2018, 17:19 WIB
Pedagang asongan di Stadion Patriot, Bekasi, mengais rezeki dalam laga Timnas Indonesia U-23 Vs Palestina di penyisihan Grup A Asian Games 2018, Rabu (15/8/2018). (Bola.com/Ario Yosia)

Bola.com, Bekasi - Laga penyisihan Grup A Asian Games 2018 antara Timnas Indonesia U-23 Vs Palestina pada Rabu (15/8/2018) baru digelar pukul 19.00 WIB di Stadion Patriot, Bekasi. Namun, sejak sore hari pendukung Tim Merah-Putih sudah berdatangan ke area venue pertandingan.

Laga yang melibatkan Timnas Indonesia U-23 jadi pembawa berkah bagi pedagang kaki lima. Di area sekitar stadion padat penjual makanan dan minuman. Sejumlah warga perumahan yang bedekatan dengan area stadion menyulap kediamannya menjadi warung makan buat suporter Tim Garuda Muda.

Advertisement

Pengamanan di sekitar area stadion amat ketat. Para pedagang kaki lima hanya bisa berjualan di trotoar luar stadion. Hal yang berbeda terjadi di kompetisi domestik Liga 1, bukan barang aneh menemui pedagang asongan di area tribune stadion.

Suporter yang ingin menikmati cemilan saat menyaksikan aksi Stefano Lilipaly dkk. kudu membeli terlebih dahulu di luar area stadion.

Harga makanan yang dijual para pedagang kaki lima relatif murah. Tidak ada pedahang yang memanfaatkan momen Asian Games 2018 untuk mencari keuntungan lebih besar dengan menaikkan harga jual barang yang dijualnya.

"Mumpung pertandingan belum mulai, kenyangkan perut terlebih dahulu. Kalau sudah masuk tribune nanti sulit buat cari makan," ucap Abdullah, salah satu pendukung Timnas Indonesia U-23 yang terlihat asyik menyantap makanan di sebuah warung makan pecel ayam di area sekitar stadion.

Selain rame penjual makanan dan minuman, stadion juga disesaki pedagang kaki lima pernak-pernik berbau Timnas Indonesia U-23. Menariknya di banyak lapak, terdapat banyak bendera serta syal Palestina yang dijual.

Padahal, bicara jumlah suporter Palestina yang datang ke stadion jumlahnya pasti tidak banyak.

Palestina yang menjadi lawan Timnas Indonesia U-23 punya kedekatan historis dengan masyarakat Indonesia. Negara yang berkonflik dengan Israel tersebut, kerap mendapat dukungan moral dari publik Tanah Air, yang berempati pada nasib mereka.

 

2 dari 2 halaman

Tiket Habis

Pedagang pernak-pernik Timnas Indonesia di Stadion Patriot, Bekasi, jelang duel kontra Palestina dalam Grup A Asian Games 2018, Rabu (15/8/2018). (Bola.com/Ario Yosia)

Di sisi lain, Inasgoc mengantisipasi besarnya permintaan tiket pertandingan sepak bola putra Asian Games 2018 antara Timnas Indonesia U-23 dan Palestina. Karenanya, mereka pun menyiapkan tempat untuk membeli tiket secara offline.

Timnas Indonesia U-23 akan menghadapi Palestina pada matchday kedua Grup A sepak bola putra Asian Games 2018 di Stadion Patriot, Rabu (15/8/2018). Sebelumnya, Timnas U-23 menang 4-0 kontra Chinese Taipei.

Di laga itu, antusiasme masyarakat untuk menonton laga Timnas Indonesia U-23 terbilang besar. Dari kapasitas kurang lebih 30 ribu, penonton yang hadir di Stadion Patriot mencapai 26.504. Diprediksi lonjakan penonton akan terjadi saat Tim Merah-Putih melawan Palestina.

Karenanya, Inasgoc pun langsung berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk mengantisipasi hal itu, khususnya mitra khusus penjualan tiket, KiosTix. Selain online, tiket pun dijual secara offiline.

Pembelian tiket tersebut dapat dilakukan di dua tempat pada hari ini. Tempat pertama adalah Stadion Patriot. Lalu, tiket juga dijual di pintu 7 Gelora Bung Karno (GBK), Senayan. Kedua tempat itu sudah dibuka sejak pukul 08.00 WIB.

Hingga pukul 17.00 WIB berita ini dibuat, panpel pertandingan sepak bola sudah memampang poster dengan tulisan besar "Tiket Habis". Beberapa suporter Timnas Indonesia U-23 terlihat kecewa gagal mendapatkan tiket pertandingan.

"Saya masih berjuang mencari tiket. Siapa tahu ada calo," celetuk salah satu suporter dengan muka masam.