Raphael Maitimo dan Ruben Sanadi, Sahabat yang Disatukan Persebaya

oleh Aditya Wany diperbarui 17 Agu 2018, 09:15 WIB
Ruben Sanadi (kiri) dan Raphael Maitimo disatukan Persebaya. (Bola.com/Aditya Wany)

Bola.com, Surabaya - Bergabungnya Raphael Maitimo ke Persebaya Surabaya dari Madura United pada pertengahan musim Gojek Liga 1 bersama Bukalapak disambut positif oleh pemain. Banyak yang menilai keberadaan gelandang serang baru itu bakal menambah kekuatan tim.

Dari sekian banyak pemain Persebaya, tampaknya bek kiri Ruben Sanadi menjadi pemain yang paling bahagia. Selama ini Ruben dan Maitimo dikenal sebagai sahabat.

"Ruben menjadi pemain yang paling antusias saat saya gabung Persebaya. Selama ini, kami memang sahabat baik. Kami selalu menjaga komunikasi satu sama lain,” kata Maitimo kepada Bola.com.

Ini merupakan kali pertama kedua pemain itu berada dalam satu klub yang sama. Lantas, bagaimana ceritanya mereka menjalin persahabatan tanpa pernah satu klub?

Advertisement

Semuanya berawal dari menjadi sesama pemain Timnas Indonesia. Ruben dan Maitimo beberapa kali tampil bersama memakai jersey dengan lambang Garuda di dada pada medio 2013.

Usia mereka yang tidak terpaut jauh, Ruben (31 tahun) dan Maitimo (34), semakin memudahkan kedekatan itu.

Kedekatan keduanya sudah terlihat sejak awal musim ini, saat Ruben sudah bergabung Persebaya, sementara Maitimo masih menjadi pemain Madura United. Dua tim itu dua kali bertemu selama pramusim 2018.

Ruben dan Maitimo berhadapan di Piala Presiden 2018 dan Piala Gubernur Kaltim (PGK) 2018. Dalam dua pertemuan itu, selalu melahirkan cerita menarik.

Di pertemuan pertama (28/1/2018), mereka terlihat begitu akrab selama pertandingan. Saat pertandingan berakhir pun mereka memperlihatkan diri sebagai sahabat berbincang bersama dan tertawa bersama. 

Ruben Sanadi dan Raphael Maitimo akrab walau harus bermusuhan di lapangan. (Bola.com/Aditya Wany)
2 dari 2 halaman

Ruben Bangga

Saat bertemu di PGK (24/2/2018), keduanya malah terlibat dalam duel perebutan bola di kotak penalti. Bukannya berseteru, mereka malah terlihat saling menenangkan saat wasit memberi keputusan yang kurang memuaskan.

"Ruben selalu menjadi teman yang baik buat saya di dalam dan di luar lapangan. Saya sampai sekarang merasa dia merupakan bek kiri terbaik yang pernah dimiliki oleh Indonesia. Dia punya kekuatan dan kecepatan," imbuh pemain naturalisasi berdarah Maluku itu.

Selama di Persebaya, Maitimo dan Ruben sudah dua kali tampil bersama, melawan PSMS Medan (18/7/2018) dan PSIS Semarang (22/7/2018). Saat menang 2-0 atas PSMS, Maitimo menjalani debut manis dan langsung memberi kontribusi.

Dia mencetak assist untuk gol kedua Persebaya yang diceploskan David da Silva. Begitu pertandingan selesai, Ruben menjadi orang pertama yang mendekati Maitimo, memberi pelukan seolah mengucapan selamat.

Saat ditanya mengenai hubungan keduanya, Ruben malah tertawa. Tak banyak komentar yang dilontarkannya tentang sahabatnya yang akhirnya menjadi rekan satu klub itu.

"Saya bangga. Sudah itu saja, tidak usah panjang lebar," ucap mantan pemain Persipura Jayapura itu.

Sejauh ini, belum ada aksi kerja sama kedua pemain itu yang bisa membuahkan gol. Namun di waktu ke depan, bukan tidak mungkin kedua pemain yang memiliki agresivitas bagus itu bisa melakukannya untuk Persebaya.