Milan Petrovic Ingin Arema Menggelar Pemusatan Latihan Ketiga

oleh Iwan Setiawan diperbarui 19 Agu 2018, 05:45 WIB
Pelatih Arema, Milan Petrovic, memberikan arahan kepada pemain. (Bola.com/Iwan Setiawan)

Bola.com, Malang - Kompetisi Gojek Liga 1 bersama Bukalapak berhenti hingga bulan depan. Hal ini merupakan imbas penyelenggaraan Asian Games yang berlangsung di Jakarta dan Palembang pada 18 Agustus-2 September 2018. Selama jeda, banyak klub memanfaatkannya untuk menggelar pemusatan latihan. Arema FC satu di antaranya.

Pelatih Arema, Milan Petrovic, menginginkan ada waktu bagi timnya untuk berkumpul dalam beberapa hari. Tetapi, saat ini belum ada kepastian kapan pemusatan latihan tersebut mulai digelar.

"Saya meminta kepada manajemen untuk mengumpulkan tim lagi karena ada beberapa pemain baru yang belum pernah mengikuti pemusatan latihan dengan Arema," kata Milan.

Sebelumnya, Arema sudah menggelar dua kali pemusatan latihan di Kusuma Agro Wisata, Kota Batu. Tujuannya untuk memperbaiki fisik dan menyatukan antarpemain.

Advertisement

Saat ini, ada empat pemain yang belum pernah mengikuti agenda itu. Yakni, Hamka Hamzah, Alfin Tuasalamony, Makan Konate, dan Sunarto. Sementara kiper Srdan Ostojic sudah merasakannya saat setelah kompetisi libur Hari Raya Idul Fitri.

Sejak pemain baru bergabung, performa Arema kembali tidak stabil sehingga Milan ingin menyamakan level permainan dan visi bermain dalam pemusatan latihan ketiga nanti. "Masih cukup waktu bagi kami untuk memperbaiki tim secara mendetail," lanjutnya.

Milan menambahkan tim pelatih sudah melakukan evaluasi lima pertandingan terakhir. Kebobolan di menit akhir jadi satu di antara persoalan yang ingin dituntaskan.

"Kami kebobolan menit akhir melawan PS Tira, Mitra Kukar, dan Borneo FC. Jadi harus segera ditemukan solusinya," imbuh Milan.

Persoalan itu akan dibahas dalam pemusatan latihan dan 25 hari persiapan sebelum kompetisi dimulai lagi.

Disinyalir, satu di antara penyebab kebobolan di menit akhir karena kehilangan fokus dan menurunnya fisik pemain. Padahal, Arema sempat tidak kebobolan dalam empat pertandingan beruntun. Tepatnya pada pekan 12-15.

Ketika itu Arema masih dipeekuat kiper Joko Ribowo. Sektor pertahanan mengandalkan kuarter Ricky Ohorella, Arthur Cunha, Purwaka Yudi, dan Bagas Adi. Semestinya gabungnya Hamka Hamzah dan Alfin Tuasalamony bisa membuat lini belakang Arema jadi lebih aman.