Plus dan Minus Penghentian Liga 1 di Mata Manajer Persebaya

oleh Aditya Wany diperbarui 26 Sep 2018, 22:30 WIB
Persebaya menunjuk Candra Wahyudi (kemeja kotak-kotak) sebagai manajer anyar tim di Liga 1 2018. (Bola.com/Aditya Wany)

Bola.com, Surabaya - Persebaya Surabaya sudah menyatakan menerima keputusan penghentian Liga 1 2018 yang diputuskan PSSI. Klub berjulukan Bajul Ijo itu tidak keberatan dengan keputusan yang diambil akibat kematian suporter Persija Jakarta itu.

Persebaya justru bisa memanfaatkan momen ini untuk fokus menyembuhkan cedera beberapa pemain. Apalagi, belum ada kepastian sampai kapan kompetisi akan dihentikan.

Advertisement

Beberapa pemain Persebaya seperti Otavio Dutra, Raphael Maitimo, Robertino Pugliara, dan Nelson Alom masih dibekap cedera. Ini tentu menjadi keuntungan bagi tim untuk menyingkirkan badai cedera pemain.

"Di satu sisi ada keuntungan bagi klub seperti Persebaya yang memiliki pemain dengan kondisi fisik tidak sempurna. Kami bisa memaksimalkan waktu untuk menyelesaikan problem itu," kata Candra Wahyudi, manajer Persebaya, Rabu (26/9/2018).

Tetapi, Persebaya kini dalam performa apik dan kepercayaan diri tinggi. Mereka baru menang 4-1 atas Mitra Kukar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (22/9/2018).

Pelatih Persebaya, Djadjang Nurdjaman, menargetkan tiga poin dalam melakoni laga Derbi Jatim melawan Arema FC. Pertemuan itu seharusnya digelar di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Minggu (30/9/2018).

"Di sisi lain, kami juga harus berhitung dengan kondisi. Bagaimana hal ini tidak berpengaruh kepada peak performance yang telah dibuat pelatih," imbuh Candra.

Sampai sekarang Persebaya masih menunggu keputusan lanjutan dari PSSI. Pengumuman penghentian Liga 1 telah dibuat Selasa malam (25/9/2018) dan baru diterima secara resmi oleh klub pada Rabu hari ini.