Rooney Tinggalkan Manchester United karena Malu Jarang Bermain

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 16 Nov 2018, 14:40 WIB
Laga perpisahan Wayne Rooney bersama timnas Inggris diakhiri dengan kemenangan manis. Bermain sejak menit ke-58 pada laga persabahatan kontra Amerika Serikat yang berlangsung di Stadion Wembley, Inggris. Timnas Inggris menang 3-0. (AFP/Ian Kington)

Bola.com, Manchester - Mantan pemain Manchester United, Wayne Rooney, mengungkap alasannya meninggalkan Setan Merah pada 2017. Dia mengaku terpaksa pergi karena malu tak mendapatnya banyak kesempatan bermain. 

Rooney membela MU selama 13 tahun, mulai 2004 hingga 2017. Dalam periode itu dia selalu jadi senjata utama Manchester United dalam urusan mencetak gol. Rooney juga dipercaya sebagai kapten.

Advertisement

Perjalanan Rooney di Old Trafford berakhir saat MU ditangani Jose Mourinho. Mantan pelatih Chelsea itu dikenal sebagai sosok yang dingin saat memperlakukan pemain senior seperti Rooney.

Mourinho lebih sering menempatkan Rooney di bangku cadangan. Itulah alasan utama Rooney pergi ke klub lain. 

Sepanjang kariernya, Wayne Rooney mengaku pernah menjalani masa-masa ketika meragukan kemampuannya sendiri. Saat itu Rooney selalu menunggu kesempatan bermain yang tak kunjung tiba.

"Ada masa-masa ketika anda meragukan diri anda sendiri sebagai pemain dan berpikir 'apa saya sudah cukup bagus?'. Saat Jose Mourinho meninggalkan saya dari tim MU," ungkap Rooney di Sky Sports, Jumat (16/11/2018). 

"Ada beberapa momen saat Anda meragukan diri anda sendiri. Saya percaya masih cukup bagus untuk kembali ke tim, tetapi saya tak pernah mendapatkan kesemaptan."

"Saya bermain selama satu menit di final Liga Europa, saya juga hampir bermain melawan Southampton di final Piala Liga, dan pada momen itulah saya merasa memalukan," ujar Wayne Rooney.

 

2 dari 2 halaman

Angkat Trofi

Mantan pemain Everton itu merasa malu karena hanya dipercaya sebagai pemain pengganti di menit-menit akhir pertandingan. Rooney seakan tak berguna lagi bagi MU saat itu.

"Masalah itu sampai di titik ketika saya sangat malu dan saya berpikir: 'saya tak bisa terus melakukan ini' meski sulit meninggalkan Mancehster United," kata pemain yang akrab disapa Wazza itu. 

"Setelah laga melawan Southampton, Mourinho datang ke saya dan berkata, "Saya ingin anda mengangkat trofi.' Saya menjawab seperti: 'saya bahkan tidak bermain di pertandingan'," sambung Rooney.

"Dia tetap gigih dengan permintaan itu dan saya akhirnya mengangkat trofi itu dan beranjak pergi."

Sumber: Bola.net

Berita Terkait