Sandro Jadi Opsi Utama Lini depan PSM Menghadapi Bali United

oleh Abdi Satria diperbarui 22 Nov 2018, 19:15 WIB
Alessandro 'Sandro' Ferrerira Leonardo (kiri), striker PSM Makassar. (Bola.com/Abdi Satria)

Bola.com, Makassar - Pelatih PSM Makassar, Robert Alberts, antuasias menyambut kembalinya Alessandro Ferreira Leonardo yang baru saja memperkuat Timnas Hong Kong di Piala Asia Timur (EAFF).

Advertisement

Pelatih asal Belanda ini menyiratkan bakal menjadikan Sandro sebagai opsi utama di lini depan PSM saat menjamu Bali United pada pekan ke-31 Gojek Liga 1 bersama Bukalapak di Stadion Andi Mattalatta Mattoangin, Makassar, Minggu (25/11/2018).

Di Timnas Hong Kong, Sandro mencetak dua gol dalam tiga partai di penyisihan Grup. Hong Kong pun mendampingi Korea Utara ke babak berikutnya.

"Saya butuh striker seperti Sandro yang efektif di kotak penalti lawan," ujar Robert seusai latihan PSM di Stadion Andi Mattalatta Mattoangin,Kamis (22/11/2018).

Sandro sangat termotivasi untuk membantu PSM meraih impian juara Liga 1 2018. "Saya kembali dipanggil Timnas Hong Kong berkat status PSM di papan atas klasemen," ungkap Sandro yang baru mencetak dua gol buat PSM ini.

Selain Sandro, Robert punya opsi lain di posisi striker yakni Guy Junior dan Ferdinand Sinaga. Nama terakhir dipastikan Robert tetap jadi pemain pengganti, meski tampil bagus saat bermain imbang 2-2 dengan Persija Jakarta pada pekan ke-30 (16/11/2018).

"Seperti saya bilang sebelumnya, Ferdinand masih bermasalah pada cedera lamanya. Dia hanya bisa bermain paling lama 45 menit. Jadi, saya harus berhitung untuk memainkannya," jelas Robert.

Sebaliknya, Robert mengaku senang dengan perkembangan kondisi penyerang sayapnya, M. Rahmat dan Zulham Zamrun. Khususnya buat Zamrun yang mencetak gol kedua PSM ke gawang. "Fisik dan stamina Zulham sudah kembali. Dia bisa bermain 90 menit," tutur Robert.

Di sisi lain, Robert mengungkapkan dirinya melakukan pembenahan di lini belakang yang kemasukan 10 gol pada empat partai terakhir PSM. "Serangan Bali United cepat dan terorganisasi. Ini yang kami waspadai," pungkas Robert mengakhiri pembicaraan.